Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Demul: Pilgub Jabar Pertarungan Empat Paslon, Bukan Hanya Dua Paslon

Demul: Pilgub Jabar Pertarungan Empat Paslon, Bukan Hanya Dua Paslon
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Share Article

Bandung, IDN Times - Survei elektabilitas pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut empat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan (Dermawan) tercatat mengungguli tiga paslon lainnya di beberapa lembaga survei untuk Pilgub Jabar 2024.

Meski begitu, Paslon Ahmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie (Asih) membuntuti mereka di urutan kedua dengan perolehan yang tinggi dibandingkan paslon Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwi Natarina dan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi memastikan hasil survei ini tidak bisa diartikan sebagai pertarungan Pilgub Jabar menjadi dua paslon saja. Menurutnya, semua pasangan calon kini berkompetisi untuk menang.

"Gak, tidak ada mengerucut pertarungan antara saya dengan perorangan atau pasangan. Semua berkompetisi dengan baik dan semua memiliki kekuatan yang sama," ujar Demul di Bandung, Sabtu (5/10/2024).

1. Semua memiliki kekuatan yang sama

IDN Times/Istimewa
IDN Times/Istimewa

Demul enggan menampik jika seluruh paslon yang sudah ditetapkan maju ke Pilgub Jabar memiliki potensi yang sama. Ia merasa semuanya memiliki kekuatan yang sama dan enggan tergiring oleh opini yang mengarahkan dirinya bertarung hanya dengan satu paslon.

"Gak boleh kami membuat menampikkan calon-calon yang lain dan tidak boleh juga tergiring opini yang dibuatkan oleh konsultannya memang harus begitu," ucapnya.

"Media gak boleh, itu kan desain konsultan agar saya seolah-olah berhadapan dengan satu pasang. Itu kan brand yang dibangun, kami gak boleh terjebak. Kami tahu cara mainnya konsultan itu," tuturnya.

2. Demul merasa sudah diserang kampanye hitam

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sebelumnya, Demul mengatakan sudah ada kampanye hitam yang menyerang terhadap dirinya melalui media sosial. Baginya isu ini berkaitan soal agama yang mana sempat menyerangnya saat mengikuti Pilgub periode (2018-2023).

Diketahui, saat Pilgub Jabar periode sebelumnya, Demul menjadi calon Wakil Gubernur berpasangan dengan Deddy Mizwar. Saat itu ia bertarung dengan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Sudradjat-Ahmad Syaikhu, Tb Hasanuddin dan Anton Charliyan.

"Ya gini kan kalau kami melihat media sosial hari ini kan kampanye sudah mengarah pada kampanye hitam dengan isu-isu agama dan mendaur ulang berbagai berita yang mungkin lima tahun yang lalu," kata dia.

3. Anggap kampanye hitam sebagai obat

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Meski saat ini kampanye hitam menyerang dirinya, Demul menyikapi hal itu dengan santai. Ia menganalogikan kampanye hitam merupakan sebuah obat agar dirinya bisa terus bekerja lebih maksimal di Pilgub Jabar 2024 ini.

"Tetapi kami menganggap bahwa kampanye hitam itu obat. Bagi saya untuk membangun vitalitas karena kan kalau dikasih manis terus itu nanti kita tidak seperti minum jamu itu namanya minum es," katanya.

"Jadi saya menganggap bahwa kampanye hitam itu adalah bagian stimulus seluruh pasangan untuk waspada. Kami persilakan saja lah mereka menganggap pakai isu SARA dengan berbagai dalih yang dibuat atas nama agama dan atas nama apapun," ujar Dedi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
Azzis Zulkhairil
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More

Komnas Perempuan Sebut Kasus YTR Femisida Paling Ekstrem

27 Jun 2026, 18:42 WIBNews