Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dedi Mulyadi: Liburkan Angkutan Umum Belum Mampu Mengurangi Kemacetan

Dedi Mulyadi: Liburkan Angkutan Umum Belum Mampu Mengurangi Kemacetan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengakui kebijakan meliburkan angkutan umum saat Lebaran 2026 belum efektif mengurangi kemacetan karena volume kendaraan pribadi masih jauh melebihi kapasitas jalan.
  • Kebijakan tersebut tetap memberi dampak positif dengan meringankan beban kerja petugas di lapangan dan menjaga arus lalu lintas agar tidak macet total meski padat merayap.
  • Pemprov Jabar memberikan kompensasi Rp200 ribu per hari bagi sopir dan kusir yang diliburkan, dengan jumlah terbanyak di Bogor, Cianjur, serta kawasan wisata Lembang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengakui kebijakan meliburkan angkutan umum dan tradisional saat Lebaran belum sepenuhnya berhasil melancarkan arus mudik dan balik IdulFitri 2026. Kemacetan menurutnya masih terjadi meski angkutan tersebut diliburkan.

Menurutnya, kepadatan lalu lintas masih terjadi di berbagai titik karena jumlah kendaraan pribadi yang melintas jauh melebihi kapasitas jalan yang tersedia. Sehingga, kebijakan ini belum mampu mengurangi kemacetan.

"Dan saya sampaikan juga bahwa kebijakan meliburkan angkot, ojek andong, becak, memang belum bisa 100 persen membuat lalu lintas arus mudik dan arus balik lancar," ujar Dedi, Kamis (26/3/2026).

1. Akui belum optimal mengurangi kemacetan arus mudik

IMG-20251218-WA0043.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Meski demikian, Dedi menilai kebijakan tersebut tetap memberikan dampak positif, terutama bagi petugas di lapangan. Beban kerja menjadi lebih ringan karena berkurangnya kendaraan umum yang beroperasi.

Adapun kondisi lalu lintas saat ini masih dapat bergerak meski padat. Situasi yang terjadi tergolong padat merayap, bukan kemacetan total.

"Minimal kebijakan itu telah meringankan petugas di lapangan dan membuat arusnya tidak stuck," kata Dedi.

2. Masyarakat diminta tetap berhati-hati

IMG-20251119-WA0016.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan balik, khususnya anggota kepolisian yang bekerja tanpa henti siang dan malam.

Dedi berkomitmen, ke depan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus memperbaiki pelayanan, terutama dalam pengaturan lalu lintas saat momentum besar seperti Lebaran.

Selain itu, Dedi mengingatkan masyarakat yang tengah melakukan perjalanan arus balik agar tetap berhati-hati di jalan. Pengendara diminta tidak memaksakan diri jika merasa lelah.

"Yang di perjalanan menuju tempat kerja, yang mengikuti arus balik, hati-hati di jalan. Menepilah daripada memaksakan diri berakhir di rumah sakit," kata dia.

3. Angkutan umum diliburkan hingga 28 Maret 2026

IMG-20251218-WA0042.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi Mulyadi meliburkan angkutan umum dan tradisional sejak awal menjadi Gubernur Jabar. Kebijakan ini selalu diterapkan pada momentum hari besar keagamaan termasuk saat Natal dan tahun baru 2025/2026 kemarin.

Pada arus mudik tahun ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dhani Gumelar mengatakan, selama libur operasional mereka akan mendapatkan uang kompensasi senilai Rp200 ribu per hari. Dia merinci, libur operasional angkutan umum yang terbanyak berada di kawasan puncak yang meliputi Kabupaten Bogor maupun Cianjur.

Angkot di Kabupaten Bogor yang akan libur operasional sebanyak 2.068 unit, sedangkan di Kabupaten Cianjur sejumlah 1.447 unit. Kemudian, angkot di kawasan wisata Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) ada 777 unit dan sepuluh delman.

"Sopir angkot yang menerima kompensasi di Kabupaten Bogor ada 2.068 orang, lalu di Cianjur ada 1.447 orang. Di kawasan Lembang penerima kompensasi 777 untuk angkot dan 10 kusir delman," kata Dhani, Jumat (6/3/2026).

Lebih lanjut, Dhani menambahkan, penerima kompensasi bagi kendaraan tidak bermotor berada di Kabupaten Cirebon, Garut, Tasikmalaya, Kuningan, dan Subang. Kabupaten Cirebon menjadi daerah dengan jumlah penarik becak yang paling banyak di antara daerah lain mencapai 557 unit.

Selanjutnya, Kabupaten Garut tercatat ada 477 kusir delman dan enam penarik becak, Kabupaten Tasikmalaya ada 189 penarik becak motor, 38 penarik becak, dan 24 kusir delman.

"Kabupaten Kuningan seratus unit delman dan Kabupaten Subang 99 unit becak," tuturnya.

Pemprov Jawa Barat telah menetapkan jadwal libur operasional di jalur mudik meliputi Kabupaten Garut, Tasikmalaya, dan Cirebon pada 18,19, 20, 23, 24, 27, dan 28 Maret 2026.

Libur operasional angkutan umum di kawasan wisata di Kabupaten Kuningan, Subang, Cianjur, Bogor, dan Bandung Barat pada 22, 23, 24, 27, dan 28 Maret 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More