Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dedi Mulyadi: ASN Tidak Wajib Ikut Open House Lebaran di Gedung Pakuan
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan melaksanakan salat Idulfitri di Gedung Sate dan menggelar open house di Gedung Pakuan, Bandung, pada Sabtu 20 Maret 2025.
  • Dedi menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jabar serta apresiasi bagi petugas yang tetap bekerja selama Lebaran, termasuk kepolisian, TNI, dan tenaga kesehatan.
  • Ia menegaskan ASN Pemprov Jabar tidak wajib hadir di open house dan dianjurkan memanfaatkan waktu Lebaran untuk berkumpul bersama keluarga atau berziarah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
20 Maret 2025

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dijadwalkan melaksanakan salat Idulfitri di halaman Gedung Sate dan menggelar open house di Gedung Pakuan, Kota Bandung. Setelah salat, ia akan menerima warga yang ingin bersilaturahmi antara pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

20 Maret 2026

Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat dalam keterangan tertulis bertepatan dengan Lebaran 1447 Hijriah. Ia juga menegaskan bahwa ASN tidak wajib hadir dalam open house di Gedung Pakuan dan dianjurkan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

kini

Pemprov Jabar memastikan kegiatan open house di Gedung Pakuan bersifat terbuka bagi masyarakat tanpa kewajiban bagi pejabat atau ASN untuk hadir. Warga yang datang dapat menikmati jamuan yang disiapkan pemerintah daerah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan bahwa aparatur sipil negara tidak diwajibkan menghadiri open house Lebaran di Gedung Pakuan, dan masyarakat dipersilakan bersilaturahmi secara bebas.
  • Who?
    Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta warga yang ingin hadir dalam kegiatan open house Idulfitri.
  • Where?
    Kegiatan salat Idulfitri dilaksanakan di halaman Gedung Sate, sedangkan open house berlangsung di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jawa Barat.
  • When?
    Kegiatan dijadwalkan pada Sabtu, 20 Maret 2025, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB setelah pelaksanaan salat Idulfitri.
  • Why?
    Dedi menilai momen Lebaran sebaiknya dimanfaatkan ASN untuk berkumpul bersama keluarga dan menjaga kebersamaan tanpa kewajiban menghadiri acara formal pemerintahan.
  • How?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka kesempatan bagi warga untuk datang ke Gedung Pakuan menikmati jamuan tanpa pembatasan, sementara ASN dan pejabat diberi kebebasan merayakan Lebaran di rumah masing-masing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Dedi salat Idulfitri di Gedung Sate lalu makan bersama di rumahnya di Gedung Pakuan. Ia minta maaf ke warga dan bilang Lebaran sebaiknya untuk kumpul sama keluarga. ASN tidak harus datang ke open house. Ada juga petugas yang tetap kerja saat Lebaran, dan Pak Dedi berterima kasih pada mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Dedi Mulyadi menunjukkan sikap kepemimpinan yang hangat dan inklusif, dengan menekankan pentingnya kebersamaan keluarga saat Lebaran. Ia menghargai pengabdian para petugas yang tetap bekerja, sekaligus membuka ruang silaturahmi bagi masyarakat tanpa batasan formalitas. Pendekatan ini mencerminkan semangat kesederhanaan dan penghormatan terhadap keseimbangan antara tugas dan kehidupan pribadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dipastikan melangsungkan salat Idulfitri di halaman Gedung Sate, Sabtu (20/3/2025). Setelah salat, Dedi kemudian melangsungkan open house di tempat tinggal gubernur Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Dedi pun menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jabar di momen Lebaran 1447 Hijriah ini, khususnya jemaah Muhammadiyah yang lebih dulu merayakan Idulfitri. Dia mengajak masyarakat untuk lebih fokus merayakan hari raya bersama keluarga.

"Saya mohon maaf, masih banyak salah dan belum bisa memberikan yang terbaik untuk warga Jawa Barat," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/3/2026).

1. Dedi Mulyadi ucapkan terima kasih kepada pegawai yang tetap bertugas di hari H

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Setelah salat Idulfitri, Dedi akan tetap berada di Gedung Pakuan, Kota Bandung, pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Dia juga mengundang warga yang ingin bersilaturahmi untuk makan bersama.

Pemprov Jabar pun menyampaikan rasa terima kasih kepada para petugas yang tetap bekerja selama Lebaran, seperti kepolisian, TNI, petugas perhubungan, dan tenaga kesehatan.

"Mereka tidak bisa takbiran dan Shalat Id bersama keluarga karena harus bertugas. Terima kasih atas pengabdiannya," ujar Dedi.

2. Dedi minta pejabat ASN di Pemprov Jabar tidak perlu ikut open house

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Selain itu, Dedi meminta maaf kepada para pemudik yang melintas di Jawa Barat apabila pelayanan selama arus mudik belum memuaskan. Ia berjanji akan terus melakukan perbaikan.

Kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jawa Barat, Dedi mengimbau agar tidak perlu datang ke Gedung Pakuan untuk kegiatan open house. Menurutnya, Lebaran lebih baik dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga.

"Tidak usah datang ke saya. Lebih baik bertemu keluarga, mengunjungi saudara, atau ziarah ke makam orangtua," ucapnya.

3. ASN disarankan rayakan Idulfitri bareng keluarga

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi menegaskan, tidak ada kewajiban melakukan kunjungan formal saat Lebaran, karena kebersamaan dengan masyarakat dalam suasana sederhana sudah menjadi kebahagiaan baginya.

"Nikmati Lebaran bersama keluarga dengan baik," kata Dedi.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Adi Komar mengatakan, warga yang hadir open house ini biasanya tidak hanya berasal dari sekitar Gedung Pakuan, tetapi juga dari berbagai daerah di Bandung Raya.

Masyarakat yang datang juga akan dipersilakan menikmati jamuan yang telah disiapkan oleh Pemprov Jabar tanpa pembatasan tertentu.

Adi menegaskan, kegiatan ini tidak bersifat wajib hadir bagi kalangan pejabat. Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun pejabat lainnya diizinkan untuk lebaran bersama keluarga.

"Tidak ada kekhususan untuk pejabat dan kepala OPD untuk hadir, tidak ada kewajiban," katanya.

Editorial Team