Mahasiswa menjadi sasaran edukasi keselamatan berkendara karena berada dalam fase kehidupan dengan kebutuhan mobilitas yang semakin beragam. Aktivitas perkuliahan, organisasi, hingga kegiatan di luar kampus membuat kesadaran terhadap keselamatan menjadi aspek penting dalam keseharian mereka.
Program Drive Your Future Phase 2 merupakan kelanjutan dari fase sebelumnya yang menyasar pelajar SMA/SMK. Pada fase kedua, edukasi diperluas ke perguruan tinggi melalui kegiatan di Telkom University dan Universitas Padjadjaran di Bandung, Universitas Garut, serta STT Wastukancana di Purwakarta.
Selama kegiatan, mahasiswa diajak mengikuti sesi edukasi dan berdiskusi mengenai keselamatan berkendara serta pentingnya mobilitas yang bertanggung jawab.
Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, mengatakan antusiasme mahasiswa dan dukungan perguruan tinggi menjadi salah satu hal yang diperhatikan selama pelaksanaan program.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme mahasiswa dan dukungan dari setiap perguruan tinggi yang menjadi bagian dari Drive Your Future Phase 2. Dari Bandung, Garut, hingga Purwakarta, kami melihat bahwa mahasiswa tidak hanya terbuka terhadap edukasi mengenai keselamatan berkendara, tetapi juga memiliki keinginan untuk mengambil peran dan membawa pesan tersebut ke lingkungan mereka. Bagi kami, respons ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dengan generasi muda dapat menjadi langkah penting dalam membangun budaya berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab,” kata Rio dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Rabu(14/10/2026).
Keterlibatan kampus dalam edukasi semacam ini membuka ruang untuk membicarakan keselamatan berkendara lebih dekat dengan kehidupan mahasiswa. Namun, upaya membangun budaya aman tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Konsistensi penerapan kebiasaan berkendara yang bertanggung jawab dan keberlanjutan edukasi juga menjadi bagian penting dari proses tersebut.