ilustrasi orang hilang (pexels.com/Ron Lach)
Saat ini, keluarga masih terus melakukan berbagai upaya pencarian. Budi mengatakan, titik terakhir yang diketahui adalah saat Nadira menggunakan ojek online menuju kampus Telkom University.
Keluarga kini berupaya menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar kampus, untuk mengetahui arah pergerakan N setelah tiba di lokasi.
"Kemarin ke Tel-U ya, karena titik terakhir ada kontak itu di sekitar Tel-U. Lalu kamicoba sisir CCTV, pergi ke mana, sama siapa, mudah-mudahan ada tanda dari CCTV itu," katanya.
Selain itu, keluarga juga berencana meminta bantuan penyedia layanan telekomunikasi untuk menelusuri riwayat komunikasi N sebelum dinyatakan hilang.
"Kamijuga mau ke (perusahaan) provider untuk meminta bantuan melacak percakapan dia dengan siapa," katanya.
Budi mengatakan, laporan orang hilang telah disampaikan keluarga ke Polrestabes Bandung pada 1 Juli 2026. Hingga kini, pencarian masih dilakukan bersama aparat kepolisian dan berbagai pihak.
"Kami sangat menghargai setiap bantuan yang diberikan berbagai pihak, termasuk dalam hal penyebaran informasi yang akurat," ujarnya.
Nadira meninggalkan rumah pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dengan tujuan kampus Telkom University. Saat itu, dia mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, kerudung krem, serta membawa tas ransel warna krem berisi laptop, tablet, dan telepon seluler.
Nadira memiliki tinggi sekitar 165 sentimeter, berat badan sekitar 55 kilogram, berkulit sawo matang cenderung putih, dan berambut lurus. Dia merupakan mahasiswa Telkom University Fakultas Ilmu Terapan (FIT) Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) angkatan 2025.