Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bukan di Majalaya, Nadira Mahasiswa Telkom University Belum Ditemukan
Seorang mahasiswi Telkom University bernama Nadira Az-Zahra dilaporkan hilang. IDN Times/Istimewa
  • Keluarga Nadira Az-Zahra, mahasiswi Telkom University yang hilang sejak 1 Juli 2026, menegaskan bahwa ia belum ditemukan dan tidak berada di Majalaya seperti kabar yang beredar.
  • Informasi soal keberadaan Nadira di Majalaya ternyata berasal dari pendengar radio yang menyampaikan hasil penerawangan, bukan pertemuan langsung, sehingga menyebabkan kesalahpahaman publik.
  • Keluarga bersama polisi terus mencari Nadira dengan menelusuri rekaman CCTV sekitar kampus Telkom University serta meminta bantuan provider untuk melacak riwayat komunikasi terakhirnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
30 Juni 2026

Nadira meninggalkan rumah sekitar pukul 10.00 WIB menuju kampus Telkom University dengan membawa tas ransel berisi laptop, tablet, dan telepon seluler.

1 Juli 2026

Keluarga melaporkan Nadira sebagai orang hilang ke Polrestabes Bandung setelah dinyatakan tidak kembali sejak hari sebelumnya.

4 Juli 2026

Perwakilan keluarga, Budi Purwana, menyampaikan bahwa Nadira belum ditemukan dan membantah kabar keberadaannya di Majalaya setelah melakukan pengecekan langsung di lokasi tersebut.

kini

Keluarga bersama kepolisian masih melakukan pencarian, menelusuri rekaman CCTV di sekitar kampus serta berencana meminta bantuan penyedia layanan telekomunikasi untuk melacak riwayat komunikasi Nadira.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang mahasiswi Telkom University bernama Nadira Az-Zahra dilaporkan hilang sejak Rabu, 1 Juli 2026. Kabar yang menyebutkan keberadaannya di Majalaya telah dipastikan tidak benar oleh pihak keluarga.
  • Who?
    Nadira Az-Zahra, mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan Telkom University, serta keluarganya yang diwakili Budi Purwana. Aparat kepolisian Polrestabes Bandung juga terlibat dalam pencarian.
  • Where?
    Pencarian difokuskan di sekitar kampus Telkom University, Bandung. Keluarga juga sempat menelusuri wilayah Majalaya setelah menerima informasi dari pendengar radio.
  • When?
    Nadira terakhir diketahui meninggalkan rumah pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 10.00 WIB menuju kampus. Laporan orang hilang disampaikan ke Polrestabes Bandung pada 1 Juli 2026.
  • Why?
    Penyebab hilangnya Nadira per saat ini masih belum diketahui. Informasi awal yang menyebut keberadaannya di Majalaya ternyata berasal dari penerawangan seorang pendengar radio, bukan kesaksian langsung.
  • How?
    Keluarga bersama polisi melakukan pencarian dengan menelusuri rekaman CCTV di sekitar kampus dan berencana meminta bantuan penyedia layanan telekomunikasi untuk melacak riwayat komunikasi Nadira.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kakak namanya Nadira, dia kuliah di Telkom University dan sekarang belum ketemu sejak hari Rabu. Ada orang bilang dia ada di Majalaya, tapi keluarganya sudah cari ke sana dan tidak ada. Keluarganya sama polisi masih terus mencari, lihat kamera dan coba lacak HP-nya supaya tahu Nadira ke mana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun Nadira belum ditemukan, artikel ini menunjukkan kesungguhan dan kerja sama yang kuat antara keluarga, kepolisian, serta masyarakat dalam proses pencarian. Keluarga tetap aktif menelusuri setiap petunjuk dengan hati-hati—mulai dari memeriksa CCTV hingga meminta bantuan penyedia layanan komunikasi—menunjukkan komitmen dan ketelitian dalam mencari kejelasan secara bertanggung jawab.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Keluarga Mahasiswi Telkom University, berinisial Nadira Az-Zahra yang dinyatakan hilang sejak Rabu (1/7/2026) membantah keberadaannya di Majalaya. Pihak keluarga memastikan, Nadira saat ini masih belum ditemukan.

Perwakilan keluarga Nadira, Budi Purwana pun sudah mengecek langsung soal informasi yang menyatakan ada di wilayah Majalaya, dan ternyata tidak ditemukan.

"Belum, masih pencarian," ujar Budi Purwana, saat dihubungi, Sabtu (4/7/2026).

1. Informasi di Majalaya hanya dari penerawangan pendengar radio

Ilustrasi orang hilang. (Dok. iStock)

Kabar yang menyatakan keberadaan di Majalaya bermula dari informasi seorang pendengar radio yang mengaku melihat Nadira. Informasi itu, kemudian berkembang dan disalahartikan seolah-olah Nadira telah ditemukan.

"Terakhir ada informasi dari sebuah radio yang mengumumkan berita kehilangan, kemudian ada respons dari pendengar yang menyatakan melihat N di bibinya. Nah, informasi itu yang dianggap sebagai kenyataannya, padahal ternyata hanya informasi penerawangan dari pendengar radio saja," kata Budi.

2. Polisi pun melakukan cross check dan ternyata hanya penerawangan saja

ilustrasi orang hilang (unsplash.com/Ehimetalor Akhere Unuabona)

Budi mengatakan, keluarga sempat berupaya menelusuri identitas pengirim informasi tersebut. Setelah ditelusuri, yang bersangkutan mengaku informasi itu bukan berdasarkan pertemuan langsung, melainkan hasil penerawangan.

"Saya bilang ke polisi ada info ini tapi belum konfirmasi. Kamimengejar siapa pendengarnya, di mana, ngomongnya lewat chat kemudian dibacakan penyiar sehingga persepsinya berbeda. Setelah ditemukan pendengarnya, ternyata maksudnya bukan melihat langsung, tapi menurut penerawangan, semacam paranormal," ucapnya.

Meski begitu, keluarga tetap mendatangi wilayah Majalaya untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Namun, hasil pencarian tidak menemukan keberadaan Nadira.

"Saya sudah menelusuri sampai ke Majalaya, enggak ada apa-apa di sana," katanya.

3. Keluarga masih mencari keberadaan Nadira

ilustrasi orang hilang (pexels.com/Ron Lach)

Saat ini, keluarga masih terus melakukan berbagai upaya pencarian. Budi mengatakan, titik terakhir yang diketahui adalah saat Nadira menggunakan ojek online menuju kampus Telkom University.

Keluarga kini berupaya menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar kampus, untuk mengetahui arah pergerakan N setelah tiba di lokasi.

"Kemarin ke Tel-U ya, karena titik terakhir ada kontak itu di sekitar Tel-U. Lalu kamicoba sisir CCTV, pergi ke mana, sama siapa, mudah-mudahan ada tanda dari CCTV itu," katanya.

Selain itu, keluarga juga berencana meminta bantuan penyedia layanan telekomunikasi untuk menelusuri riwayat komunikasi N sebelum dinyatakan hilang.

"Kamijuga mau ke (perusahaan) provider untuk meminta bantuan melacak percakapan dia dengan siapa," katanya.

Budi mengatakan, laporan orang hilang telah disampaikan keluarga ke Polrestabes Bandung pada 1 Juli 2026. Hingga kini, pencarian masih dilakukan bersama aparat kepolisian dan berbagai pihak.

"Kami sangat menghargai setiap bantuan yang diberikan berbagai pihak, termasuk dalam hal penyebaran informasi yang akurat," ujarnya.

Nadira meninggalkan rumah pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dengan tujuan kampus Telkom University. Saat itu, dia mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, kerudung krem, serta membawa tas ransel warna krem berisi laptop, tablet, dan telepon seluler.

Nadira memiliki tinggi sekitar 165 sentimeter, berat badan sekitar 55 kilogram, berkulit sawo matang cenderung putih, dan berambut lurus. Dia merupakan mahasiswa Telkom University Fakultas Ilmu Terapan (FIT) Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) angkatan 2025.

Curated For You

Editorial Team

Related Article