Bandung, IDN Times - Kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada produksi sejumlah komoditas hortikultura di Jawa Barat. Kondisi ini ikut mendorong kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, dan tomat yang menjadi penyumbang inflasi pada Oktober 2026.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi bulanan Jawa Barat pada Oktober 2026 mencapai 0,20 persen. Angka ini melambat dibandingkan September 2026 sebesar 0,23 persen. Meski demikian, risiko gangguan pasokan pangan akibat kemarau panjang dan potensi El Niño masih perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi stabilitas harga dalam beberapa bulan ke depan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, mengatakan pengendalian inflasi membutuhkan sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah, terutama untuk memastikan ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi pangan.