Bandung, IDN Times - Kecerdasan buatan (AI) kini tak lagi hanya bekerja melalui layanan berbasis internet. Teknologi tersebut mulai ditanam langsung ke perangkat laptop sehingga sejumlah pekerjaan seperti membuat transkrip rapat, menerjemahkan percakapan hingga menjalankan tugas AI dapat dilakukan di perangkat tanpa selalu mengandalkan komputasi cloud.
Perubahan ini membuat kemampuan AI pada laptop bukan sekadar soal menambah fitur baru. Bagi pekerja yang sehari-hari mengolah dokumen, mengikuti rapat daring atau membawa data perusahaan, pemrosesan AI secara lokal juga dapat membantu mempercepat pekerjaan sekaligus memberi lapisan privasi tambahan. Bahkan para pelaku konten kreator higga UMKM yang sudah menggunakan AI pun kini bisa lebih mudah menjalankan bisnisnya.
Hal tersebut menjadi salah satu arah pengembangan laptop bisnis terbaru, termasuk ASUS ExpertBook Ultra yang diperkenalkan di Bandung pada 19 Agustus 2026. Laptop ini membawa Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS) untuk menangani sejumlah beban kerja AI.
