Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Belasan Anggota Geng Motor di Bandung Diciduk, Ada yang Bawa Narkotika

ilustrasi geng motor (unsplash.com/Colin Lloyd)
ilustrasi geng motor (unsplash.com/Colin Lloyd)
Intinya sih...
  • 19 anggota geng motor ditangkap di Bandung
  • Ditemukan barang bukti narkotika dan senjata tajam
  • Pemerintah kota mendukung patroli untuk menjaga keamanan warga
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Sebanyak 19 orang yang diduga terlibat dalam geng motor ditangkap jajaran Polrestabes Bandung dalam patroli skala besar pada Sabtu (28/6/2025) malam. Patroli ini dilakukan jelang libur bersama siswa dua pekan ke depan.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono mengatakan, 19 orang tersebut diduga akan melakukan tindak pidana dan menganggu Kamtibmas. Mereka ditangkap oleh petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan instansi terkait di tiga wilayah di Kota Bandung.

"Ya tadi malam kita telah melaksanakan apel patroli besar gabungan untuk menyisir seluruh kelompok bermotor ataupun geng motor. Tadi malam berdasarkan laporan, Alhamdulillah kita bisa mengamankan kurang lebih 19 orang pelaku kelompok bermotor yaitu di daerah Gedebage, Ciroyom, dan juga di daerah Taman Maluku," ucap Budi, Minggu (29/6/2025).

1. Mereka masih diperiksa

Ilustrasi penjara. (unsplash.com/Matthew Ansley)
Ilustrasi penjara. (unsplash.com/Matthew Ansley)

Dari tangan terduga pelaku geng motor tersebut, kata Budi, polisi telah berhasil menyita sejumlah barang seperti minuman keras, narkotika, dan sejumlah senjata tajam.

"Alhamdulillah kita berhasil mencegah mereka untuk melakukan tindak pidana. Sekarang dilakukan pemeriksaan dan diproses di polsek dan polres," kata dia.

2. Geng motor masih meresahkan

Ilustrasi geng motor (dok IDN Times)
Ilustrasi geng motor (dok IDN Times)

Budi mengatakan, saat ini geng bermotor mulai meresahkan dan menyebabkan gangguan Kamtibmas di Kota Bandung. Polrestabes Bandung, TNI, dan Pemkot Bandung akan melaksanakan kegiatan patroli skala besar secara rutin.

"Karena saya lihat sudah mulai meresahkan, dan saya lihat mereka selalu melakukan mulai dari jam 12 sampai jam 3 pagi, sehingga kegiatan ini wajib dilakukan setiap pagi (dini hari). Ini untuk mencegah tindak pidana khususnya oleh kelompok bermotor," kata Budi.

3. Utamakan kenyamanan dan keamanan warga

WhatsApp Image 2025-06-17 at 8.13.02 AM.jpeg
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, mengatakan kegiatan ini adalah patroli dan razia skala besar pertama di tahun ini. Dalam memberantas tukang onar di Kota Bandung, Farhan menyatakan Pemkot Bandung mendukung langkah yang pihak kepolisian.

Terlebih pada saat ini tengah memasuki masa liburan sekolah, sehingga dapat dipastikan Kota Bandung menjadi salah satu destinasi liburan baik wisatawan lokal hingga luar negeri.

“Jadi kita mau memastikan bahwa kita memiliki kekompakan. TNI, kepolisian, dan pemerintah kota, beserta kesatuan-kesatuannya akan patroli 24 jam memastikan bahwa keamanan, kenyamanan, ketertiban itu akan selalu bisa kita jaga di kota Bandung," kata dia.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us