984 Jemaah Haji dari Cirebon Berangkat ke Tanah Suci

- 984 jemaah haji asal Cirebon berangkat ke Tanah Suci melalui Embarkasi Indramayu.
- Kloter 02, 10, dan 12 telah diberangkatkan dengan total 18 petugas pendamping.
- Proses keberangkatan yang lancar dan sesuai jadwal diapresiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Cirebon.
Cirebon, IDN Times- Sebanyak 984 jemaah haji asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diberangkatkan ke Tanah Suci hingga Senin (19/5/2025).
Keberangkatan calon haji merupakan bagian dari 2.416 jemaah yang dijadwalkan berangkat dalam tujuh kelompok terbang (kloter) berbeda melalui Embarkasi Indramayu.
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon memastikan seluruh proses berjalan lancar berkat koordinasi intensif berbagai pihak.
1. Tiga kloter awal terbang ke Arab Saudi

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Cirebon, Mualim mengatakan, kloter awal yang telah diberangkatkan terdiri kloter 02, 10, dan 12. Ketiganya membawa total 984 jemaah bersama 18 petugas pendamping.
Kloter 02 menjadi rombongan pertama yang berangkat. Mereka masuk Asrama Haji Watubelah pada Jumat, 2 Mei 2025 pukul 05.30 WIB dan diberangkatkan ke Asrama Indramayu pada pagi harinya. Penerbangan ke Arab Saudi menggunakan pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5189 pada Sabtu, 3 Mei 2025 pukul 09.30 WIB, mengangkut 439 jemaah.
Kloter 10 berangkat pada Selasa, 13 Mei 2025 dengan jumlah jemaah sebanyak 106 orang. Sementara kloter 12 berisi 439 jemaah diberangkatkan pada Jumat, 16 Mei 2025 pukul 17.05 WIB, juga menggunakan maskapai Saudia Airlines.
"Seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dan sesuai jadwal. Kami berterima kasih atas kerja sama semua pihak," ujar Mualim, Senin (19/5/2025).
2. Asrama Haji Watubelah jadi titik kumpul utama

Asrama Haji Watubelah di Kabupaten Cirebon menjadi titik kumpul pertama bagi seluruh calon jemaah haji asal daerah ini. Setelah berkumpul di Watubelah, para jemaah diteruskan menuju Embarkasi Haji Indramayu untuk selanjutnya terbang ke Arab Saudi.
Kloter berikutnya dijadwalkan menggunakan sistem yang sama. Kloter 16 akan masuk Asrama Watubelah pada Selasa, 20 Mei 2025 pukul 05.35 WIB, dan dijadwalkan terbang pada Rabu, 21 Mei 2025 pukul 09.30 WIB dengan nomor penerbangan SV 5149.
"Setiap jemaah akan melalui proses pemeriksaan akhir di Watubelah sebelum berangkat ke Indramayu. Tempat ini menjadi titik strategis yang telah kami siapkan secara maksimal," terang Mualim.
3. Jadwal pemberangkatan empat kloter berikutnya

Setelah keberangkatan tiga kloter pertama, empat kloter lainnya yakni kloter 16, 20, 23, dan 25 akan menyusul hingga akhir Mei 2025. Setiap kloter didampingi enam petugas dari Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan Tim Petugas Haji Indonesia (TPHI) untuk memastikan kenyamanan serta kelancaran ibadah para jemaah.
Kloter 20 akan masuk Asrama Watubelah pada Sabtu, 24 Mei 2025, pukul 10.00 WIB dan terbang keesokan harinya pukul 09.30 WIB dengan penerbangan SV 5153, membawa 439 jemaah.
Kloter 23 dijadwalkan masuk asrama pada Minggu, 25 Mei 2025 pukul 13.45 WIB dan terbang pada Senin, 26 Mei 2025 pukul 11.10 WIB menggunakan SV 5155, membawa 131 jemaah.
Kloter 25 sebagai kloter terakhir akan masuk asrama pada Rabu, 28 Mei 2025 dan diterbangkan ke Tanah Suci pada Kamis, 29 Mei 2025 pukul 11.10 WIB, membawa 411 jemaah. "Kami menyusun jadwal seefisien mungkin agar tidak terjadi penumpukan, serta untuk menjaga kesehatan dan ketertiban jemaah," ungkap Mualim.



















