28 Anak di Jabar Keracunan Ciki Ngebul, Dinkes Usul Penjualan Disetop

Bandung, IDN Times - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat (Jabar) berencana memberikan rekomendasi penindakan pada pedagang snak 'Ciki Ngebul' atau jajanan yang mengandung gas nitrogen. Rencana ini dikeluarkan menyusul adanya 28 anak keracunan akibat jajanan tersebut.
Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Jabar, Ryan Bayusantika Rustandi mengatakan, Pemprov Jabar kini tengah mengkaji jajanan yang membuat puluhan anak-anak di Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Bekasi itu keracunan.
"Nanti kan kalau dari Dinkes tentu kami akan memberikan suatu rekomendasi usulan gitu untuk penindakan, apakah diperbolehkan atau segera disetop," ujar Ryan saat dikonfirmasi, Sabtu (7/1/2023).
1. Makanan nitrogen sangat berbahaya untuk anak-anak

Ryan mengungkapkan, kasus keracunan anak ini tentu akan menjadi pertimbangan yang matang untuk memberi rekomendasi pemberhentian perdagangan jajanan itu. Adapun koordinasi dengan kabupaten dan kota yang terdapat kasus keracunan akan ditingkatkan.
"Bahwa kemungkinan makanan yang berhubungan dengan nitrogen cair ini ternyata membahayakan, untuk anak-anak terutama," ucapnya.
2. Sisa cairan sangat berbahaya untuk anak

Berdasarkan pengamatannya, cairan nitrogen ini ampu membuat beberapa anak mengalami peradangan pada bagian usus. Sehingga, upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin, agar kejadian serupa tak menimpa anak lainnya.
"Yang berat itu karena sisa cairannya yang ada di kemasannya itu, dia konsumsi apalagi usianya baru 4 tahun kan, jadi sangat berat ternyata gejalanya ya, dampak dan akibat nitrogen cair khusus pada lambung anak (berbahaya)," kata dia.
3. Kemenkes keluarkan surat edaran soal kasus keracunan ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta rumah sakit dan Dinas Kesehatan (Dinkes) di kabupaten/kota untuk segera melapor jika menemukan kasus keracunan jajanan berasap nitrogen yang terkenal dengan sebutan "Chiki Ngebul".
Surat imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran nomor SR.01.07/III.5/154/2023 yang ditandatangani Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, drg Yuli Astuti Saripawan, M.Kes.


![[QUIZ] Bekasi–Sukabumi Jadi Kawasan Industri Elektronik, Kamu Tahu?](https://image.idntimes.com/post/20260118/industri-padat-karya_9ad2f1cb-63d3-47e2-809e-7c7c48957ad8.png)

![[QUIZ] Bandung Darurat Sanitasi, Kamu Tahu Faktanya?](https://image.idntimes.com/post/20191202/img-20191202-120917-compress56-0879047bcea11622fc23764a99b559d9.jpg)


![[QUIZ] Harga Cabai Jabar Makin Pedas, Kamu Update Gak?](https://image.idntimes.com/post/20260211/upload_0c8c72a45b61dd290bf1a1ff3bcf2eab_e1329fa8-d397-4db9-a839-fe9ac5a00618_watermarked_idntimes-1.jpg)


![[QUIZ] Aturan Baru 2026! Kamu Tahu Gak Soal Larangan Motor Pelajar?](https://image.idntimes.com/post/20250512/screen-shot-2025-05-12-at-224616-2b2823870c37bec67c6c20af813c7f3c-cf3eb3539953691f504315fb8681f526.png)
![[QUIZ] Menu MBG Ramadan Dibilang Cuma Camilan, Kamu Tahu Faktanya?](https://image.idntimes.com/post/20260225/upload_6d4c3a52f9093a911e172ae067dd1247_c973f005-8657-42a9-8201-779ec64e44d5.jpg)
![[QUIZ] Ramai Protes Menu MBG Saat Ramadan, Kamu Ngikutin Isunya Gak?](https://image.idntimes.com/post/20260224/upload_efd1042e3fd6c4036a5f78e78856fff6_11c05edc-a678-4fdd-bce1-cfaf657be340.jpg)
![[QUIZ] Seberapa Hafal Kamu Spot Kuliner Malam di Bandung?](https://image.idntimes.com/post/20220907/crowds-food-court-at-night-640x480-fc4b7e165fdaca36665b772e8627ddfb-58d748197a2c29d29c567b0ed30579e9.jpg)

![[QUIZ] Kamu Update Gak soal Sewa Helikopter Khusus Medis di Jabar?](https://image.idntimes.com/post/20240926/1000498389-34f16d6b02fff91520d684f219aabd93.jpg)



