Bandung, IDN Times – Koalisi Pengusaha Infrastruktur Digital Kota Bandung (KPIDKB) mengaku kecewa terhadap sikap PT Bandung Infra Investama (BII) yang dinilai belum membuka ruang negosiasi terkait tarif program migrasi kabel udara ke sistem ducting bawah tanah.
Sebanyak 25 operator telekomunikasi mendatangi kantor PT Bandung Infra Investama di kawasan Jalan Dr Djunjunan, Kota Bandung, Senin (25/5/2026). Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan soal evaluasi tarif.
Perwakilan KPIDKB, Sony Setiadi mengatakan pertemuan itu merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan agar kedua pihak duduk bersama membahas persoalan tarif.
“Pak Wali Kota Farhan meminta kami duduk bersama dengan BII untuk membahas kesepakatan tarif,” kata Sony.
