Viral! Pria Babak Belur Diduga Jadi Korban Begal di Maranatha Bandung

- Seorang pria di kawasan Kampus Maranatha Bandung diduga jadi korban begal tiga pelaku bersenjata tajam dan mengalami luka bacok saat mempertahankan motor serta barang berharganya.
- Unggahan tentang kejadian itu viral di Threads, memicu reaksi warganet yang geram terhadap maraknya aksi begal dan menyoroti kinerja aparat serta pemerintah Kota Bandung.
- Pihak kepolisian menyatakan belum menerima laporan resmi terkait kasus pembegalan tersebut dan mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap potensi penyebaran informasi hoaks.
Bandung, IDN Times - Seorang pria diduga menjadi korban pembegalan di kawasan Kampus Maranatha, Sukajadi, Kota Bandung. Korban disebut mengalami luka di sekujur tubuh usai berusaha mempertahankan sepeda motor dan barang berharganya.
Hal tersebut turut viral di media sosial, Threads sejak Jumat (17/7/2026). Salah satu pemilik akun mengungkapkan kondisi korban yang sudah dalam keadaan memperlihatkan di IGD setelah dibegal oleh tiga orang pelaku.
"Hari ini benar-benar ada pasien laki-laki datang ke Instalasi Gawat Darurat Pusat Kesehatan Masyarakat pada pukul 14.00 WIB dengan kondisi babak belur. Korban dibegal pada pukul 01.00 dini hari di daerah Maranatha. Pelakunya tiga orang dan salah satunya membawa senjata tajam," tulis salah satu akun di Threads, dikutip Sabtu (18/7/2026).
1. Korban disebut mengalami luka bacok

Korban disebut berusaha mempertahankan sepeda motor, tas berisi laptop, dan telepon genggam miliknya, hingga mengalami luka bacok pada bagian tangan. Dalam peristiwa ini barang-barang korban akhirnya selamat, termasuk kendaraan bermotor.
Saat proses penganiayaan, beberapa pengendara lainnya pun disebut turut membantu korban. Hingga akhirnya, barang-barang korban dalam kondisi aman.
"Sedih sekali, korban melindungi sepeda motor, tas yang berisi komputer jinjing dan telepon genggam. Barang-barang itu benar-benar dipeluk agar tidak dirampas sehingga wajah dan seluruh tubuhnya babak belur. Tangannya juga terkena bacokan. Alhamdulillah sepeda motor dan barang-barangnya selamat karena ada orang yang melintas," ujarnya.
2. Warganet geram dan kritis kinerja kepolisian termasuk Pemkot Bandung

Unggahan tersebut kemudian dibanjiri komentar warganet yang mengaku resah dengan maraknya dugaan aksi pembegalan di Kota Bandung.
"Mau berharap apa sama wali kota? Parkir liar, pungutan liar, premanisme, gangster dan lain-lain sudah merajalela," komentar pada Threads tersebut.
"Deket Maranatha situ khususnya bakjer selalu banyak begal, temenku tahun 2015 kena samurai sampe banyak jahitan di kepala dan tangannya," komentar warganet lainnya.
"Bandung tuh bener bener setiap hari banget berita dibegal dan beda-beda terus begal nya. Yang jogging pagi aja kena begal coba, ini masih ga jauh dari daerah rumah aku. Begal sekarang ga cuma malem aja serem," kata warganet.
3. Polisi pastikan belum ada laporan pembegalan di wilayah tersebut

Sementara itu polisi belum mendapatkan laporan soal adanya informasi di aplikasi media sosial Threads soal warga yang terluka akibat melawan begal di kawasan Kampus Maranatha, Sukajadi, Kota Bandung. Polisi memastikan akan berhati-hati dalam menindak laporan begal.
"Belum ada laporan di situ. Hati-hati hoaks, pastikan dulu ada kejadian atau tidak," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton, saat dikonfirmasi.















