Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapolda Jabar Kumpulkan Ormas Hingga Bhabin untuk Jaga Keamanan Daerah

Kapolda Jabar Kumpulkan Ormas Hingga Bhabin untuk Jaga Keamanan Daerah
Dilantik Jadi Kapolda Jabar, Irjen Pipit Pastikan Keamanan Daerah Terjaga. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
  • Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto menegaskan pentingnya stabilitas keamanan Jawa Barat karena berpengaruh besar terhadap kondisi nasional, mengingat provinsi ini menjadi pusat ekonomi dan populasi terbesar di Indonesia.
  • Pipit menyoroti tantangan kamtibmas yang makin kompleks akibat perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, serta tekanan ekonomi dan konflik sosial, sehingga aparat perlu meninggalkan pendekatan konvensional.
  • Dalam arahannya, Pipit meminta Bhabinkamtibmas menerapkan empat prinsip kerja: adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif agar kepercayaan publik meningkat serta program pemerintah berjalan efektif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto menegaskan stabilitas keamanan di Jawa Barat memiliki peran penting bagi kondisi nasional. Dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, gangguan keamanan di Jawa Barat dinilai bisa berdampak luas terhadap berbagai sektor.

Hal itu disampaikan Pipit saat memimpin Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas di Lapangan Apel Mapolda Jawa Barat, Jumat (17/7/2026). Dalam apel bertema "Bersama Kita Jaga dan Rawat Jawa Barat Istimewa", ia mengajak seluruh personel Bhabinkamtibmas dan elemen masyarakat memperkuat kolaborasi menjaga keamanan di tengah tantangan yang semakin kompleks.

"Stabilitas keamanan Jawa Barat bukan hanya penting bagi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu fondasi stabilitas nasional," ujar Pipit.

1. Jawa Barat punya peran strategis bagi Indonesia

IMG_20260717_161331.jpg
Kapolda Jabar Irjen Pipit. IDN Times/Debbie Sutrisno

Pipit mengatakan, Jawa Barat memiliki karakteristik yang berbeda dibanding banyak provinsi lain. Selain menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbesar, Jawa Barat juga merupakan pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, sentra pangan, pusat pendidikan, hingga tujuan investasi nasional.

Menurutnya, posisi strategis tersebut membuat keamanan di Jawa Barat harus terus dijaga. Sebab, setiap dinamika yang terjadi di wilayah ini berpotensi memengaruhi kondisi nasional.

"Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar serta dinamika yang tinggi di Indonesia. Jawa Barat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, sentra pangan, pusat pendidikan, tujuan investasi, sekaligus wilayah yang memiliki posisi strategis secara nasional," katanya.

2. Tantangan kamtibmas makin kompleks di era digital

IMG_20260717_155746.jpg
Dilantik Jadi Kapolda Jabar, Irjen Pipit Pastikan Keamanan Daerah Terjaga. IDN Times/Debbie Sutrisno

Pipit menilai tantangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kini jauh lebih kompleks dibanding sebelumnya. Perubahan sosial yang cepat, perkembangan teknologi digital, tekanan ekonomi, bencana, konflik sosial, hingga tindak kriminalitas menjadi tantangan yang harus dihadapi aparat kepolisian.

Karena itu, ia meminta seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri di tengah masyarakat, tidak lagi mengandalkan pendekatan konvensional dalam menjalankan tugas.

"Perubahan sosial yang begitu cepat, perkembangan teknologi di ruang digital, tekanan ekonomi, bencana, konflik sosial, kriminalitas, serta berbagai permasalahan di tengah masyarakat menuntut kita untuk terus memperbaiki cara berpikir dan cara bertindak," ujarnya.

Menurut Pipit, Bhabinkamtibmas merupakan personel yang paling dekat dengan masyarakat sehingga menjadi pihak pertama yang mendengar sekaligus merespons berbagai persoalan di lingkungan.

3. Bhabinkamtibmas diminta pegang empat prinsip kerja

Ilustrasi polisi pelaku pelecehan seksual terhadap korban pemerkosaan di kantor polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)
Ilustrasi polisi pelaku pelecehan seksual terhadap korban pemerkosaan di kantor polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)

Dalam arahannya, Pipit juga menekankan empat prinsip yang harus menjadi pegangan seluruh Bhabinkamtibmas. Pertama, adaptif dengan mampu menyesuaikan diri terhadap dinamika di setiap wilayah. Kedua, responsif dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas kepada masyarakat.

Selanjutnya, personel juga diminta mengedepankan prinsip kolaboratif melalui sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Terakhir, setiap anggota harus mampu bersikap solutif dengan menghadirkan penyelesaian nyata atas persoalan yang muncul di lapangan.

Pipit menambahkan, keempat prinsip tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan. Menurutnya, nilai-nilai itu harus tercermin dalam setiap langkah anggota Polri agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian terus meningkat dan berbagai program pemerintah dapat berjalan dengan baik.

"Apabila keempat prinsip ini kita laksanakan secara konsisten, maka Polda Jawa Barat dapat melaksanakan tugas secara optimal, mendapatkan kepercayaan publik, dan mampu mendukung berbagai program pemerintah dengan baik, lancar, dan tepat sasaran," tutupnya.

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Barat

See More