Bandung, IDN Times - Sistem pendidikan di Jawa Barat mulai menyongsong persaingan dalam ekonomi digital. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menerapkan sistem pendidikan digital untuk siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) Negeri.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini sudah ada 206 sekolah SMK Negeri di Jabar yang menggunakan kurikulum berbasis ekonomi digital. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang ekonomi digital.
"206 sekolah SMK akan menggunakan kurikulum Shoppe supaya lulusannya bisa diserap langsung oleh e-commerce menandakan kami sudah bergeser kurikulumnya yang tadinya biasa menjadi sangat luar biasa, merespons 4.0," katanya, Selasa (23/11/2021).
