Semester I 2024, Daop 2 Bandung Berangkatkan 1.797.967 Penumpang

Jumlah ini meningkat dibanding dengan periode sama 2023

Bandung, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung pada semester I tahun 2024 telah mengangkut sebanyak 1.797.967 penumpang Kereta Api (KA) jarak jauh. Jumlah ini meningkat dua persen jika dibandingkan dengan semester I tahun 2023.

Adapun pada semester I tahun 2023 jumlahnya mencapai 1.764.864 pelanggan. Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi mengatakan, peningkatan penumpang terjadi di beberapa bulan kemarin.

"Pelanggan KA Jarak Jauh dengan jumlah terbanyak pada tahun ini terjadi pada bulan April sebanyak 388.162 penumpang yang berangkat dari Wilayah Daop 2 Bandung," ujar Ayep, Rabu (10/7/2024).

1. Pengguna kereta api masih banyak diminati

Semester I 2024, Daop 2 Bandung Berangkatkan 1.797.967 Penumpangilustrasi kereta api (pexels.com/ Anthony)

Dari beberapa stasiun yang ada di bawah Daop 2 Bandung, kata Ayep Stasiun Bandung menjadi paling sibuk dimana memberangkatkan sebanyak 734.577 penumpang, diikuti Stasiun Kiaracodong sebanyak 465.244 penumpang, Stasiun Tasikmalaya sebanyak 190.863 penumpang.

Kemudian, ada Stasiun Banjar sebanyak 108.218 penumpang, dan Stasiun Cimahi sebanyak 84.375 penumpang. Menurutnya peningkatan ini menandakan masyarakat masih, banyak yang menggunakan transportasi umum khususnya kereta api.

"Peningkatan kinerja angkutan penumpang Daop 2 Bandung pada Semester I 2024 ini menunjukkan bahwa layanan angkutan penumpang menggunakan kereta api semakin diandalkan masyarakat dalam pilihan menggunakan transportasi," jelasnya.

2. Beberapa layanan baru dihadirkan

Semester I 2024, Daop 2 Bandung Berangkatkan 1.797.967 Penumpangilustrasi backpacker sedang menunggu kereta (pexels.com/veerasak Piyawatanakul)

Sementara itu pada periode semester I 2024, guna meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan, pada 24 Januari KAI meluncurkan 3 KA baru yaitu KA Papandayan Ekspres relasi Garut – Gambir (PP), KA Pangandaran relasi Banjar – Gambir (PP), dan KA Malabar keberangkatan pagi relasi Bandung – Malang (PP).

Peluncuran KA Papandayan dalam rangka memberikan pilihan perjalanan KA kepada pelanggan KA khususnya dari Stasiun Garut ke Gambir yang selama ini hanya dilayani oleh KA Cikuray relasi Garut – Cibatu – Kiaracondong - Pasarsenen.

Adapun peluncuran KA Pangandaran memberikan pilihan bagi pelanggan KA dari arah Jakarta menuju Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, hingga Banjar atau sebaliknya. Sementara KA Malabar yang sebelumnya keberangkatan dari Stasiun Bandung hanya pukul 17.20 WIB, saat ini ditambah keberangkatan pagi pukul 09.50 WIB menuju Stasiun Malang.

3. Berharap masyarakat masih tetap gunakan kereta api

Semester I 2024, Daop 2 Bandung Berangkatkan 1.797.967 PenumpangKereta Api (KA) Pangrango. (dok. KAI)

Sejak diresmikannya, KA Papandayan Ekspres relasi Garut - Gambir dan KA Pangandaran relasi Banjar - Gambir telah mengangkut sebanyak 139.453 pelanggan. Adapun rinciannya sebanyak 76.278 pelanggan KA Papandayan dan 63.175 pelanggan KA Pangandaran.

Kemudian pada periode semester ini, Daop 2 Bandung mengoperasikan KA Lodaya relasi Bandung – Solo Balapan PP dengan menggunakan jenis Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation.

Sarana baru ini digunakan mulai 2 Mei untuk KA (92) Lodaya relasi Bandung – Solo Balapan. Daop 2 Bandung juga menghadirkan beberapa promo menarik salah satunya penawaran harga tiket kereta api kelas eksekutif yang murah dengan harga mulai Rp 50.000,- selama masa angkutan Lebaran 2024 mulai 31 Maret – 21 April 2024.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan yang telah menggunakan jasa KAI selama Semester I 2024 ini. Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus menggunakan kereta api yang aman, nyaman, dan sehat," kata Ayep

Baca Juga: Demi Proyek Kereta Cepat, KAI Gak Setor Dividen ke Negara Sejak 2021

Baca Juga: KAI Dicecar DPR saat Minta PMN Rp1,8 T gara-gara Dirut Absen ke Eropa

Topik:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya