Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Fuomo Gandeng Korea dan Eropa, Perkuat Ekonomi Kreator Indonesia

WhatsApp Image 2026-01-26 at 08.28.596.jpg
Dok IDN Times
Intinya sih...
  • Filosofi “Tools, Not Platform” jadi pembeda
    • Fuomo memilih jalur berbeda dengan mengusung filosofi “tools, not platform”
    • Kreator memiliki tools yang tepat untuk tumbuh, ekosistem bisnis kreatif akan berkembang secara alami
    • Monetisasi transparan dan berpihak pada kreator
      • Fuomo menawarkan struktur monetisasi yang jelas: komisi 10 persen untuk penjualan konten digital dan 3 persen untuk dukungan langsung dari penggemar
      • Seluruh aktivitas terintegrasi dengan fitur analitik audiens, sehingga kreator dapat memahami perilaku pendukung mereka
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Fuomo membuka tahun baru dengan langkah strategis. Setelah melalui fase beta launch sepanjang 2025, startup ini mempertegas identitasnya bukan sebagai platform media sosial, melainkan creator tools yang dirancang untuk membantu kreator membangun pendapatan secara mandiri dan berkelanjutan.

Langkah tersebut ditandai dengan bergabungnya talenta global ke dalam jajaran manajemen. Kevin Lee dari Korea Selatan ditunjuk sebagai Chief Financial Officer, sementara Cornelius dari Eropa mengisi posisi Chief Technology Officer. Kolaborasi lintas benua ini menjadi fondasi baru bagi Fuomo untuk membangun tools monetisasi kreator berstandar global, namun tetap relevan dengan kebutuhan kreator Indonesia.

Marcell Tee, Chief Executive Officer Fuomo, menegaskan bahwa tantangan utama kreator saat ini bukan pada kreativitas atau jumlah audiens, melainkan pada sistem monetisasi yang sering kali tidak transparan. Fuomo hadir untuk memberi kepastian. Kreator didorong memiliki kontrol penuh atas pendapatan dan memahami secara jelas bagaimana karya mereka menghasilkan nilai ekonomi.

1. Filosofi “Tools, Not Platform” jadi pembeda

WhatsApp Image 2026-01-26 at 08.28.58.jpg
Dok IDN Times

Di tengah maraknya platform digital, Fuomo memilih jalur berbeda dengan mengusung filosofi “tools, not platform.” Artinya, Fuomo tidak menempatkan diri sebagai perantara yang menciptakan ketergantungan, melainkan sebagai alat yang memperkuat posisi kreator sebagai pemilik karya dan bisnisnya sendiri.

Kevin Lee menilai keberlanjutan ekosistem digital harus dimulai dari kesejahteraan kreator. Menurutnya, ketika kreator memiliki tools yang tepat untuk tumbuh, ekosistem bisnis kreatif akan berkembang secara alami. Prinsip ini tercermin dalam skema monetisasi Fuomo yang sederhana dan mudah dipahami.

2. Monetisasi transparan dan berpihak pada kreator

WhatsApp Image 2026-01-26 at 08.28.595.jpg
Dok IDN Times

Fuomo menawarkan struktur monetisasi yang jelas: komisi 10 persen untuk penjualan konten digital dan 3 persen untuk dukungan langsung dari penggemar. Kreator dapat menjual berbagai bentuk konten eksklusif, mulai dari foto, ilustrasi, hingga voice note, dengan rencana penambahan kategori video dan teks dalam waktu dekat.

Seluruh aktivitas tersebut terintegrasi dengan fitur analitik audiens, sehingga kreator dapat memahami perilaku pendukung mereka dan mengambil keputusan berbasis data, baik dalam berkarya maupun mengembangkan bisnis kreatif.

3. Cloud, AI, dan perlindungan hak kreator

WhatsApp Image 2026-01-26 at 08.28.581.jpeg
Dok IDN Times

Dari sisi teknologi, Cornelius memastikan Fuomo dibangun sebagai creator tools berbasis cloud yang scalable, stabil, dan aman. Ke depan, Fuomo juga menyiapkan analytics engine berbasis AI untuk membantu kreator menganalisis performa penjualan, perilaku supporter, serta mengoptimalkan strategi monetisasi secara presisi.

Sementara itu, aspek perlindungan kreator menjadi perhatian serius. Oscar Bambang, Chief Legal Officer Fuomo, menegaskan bahwa hak cipta sepenuhnya milik kreator dan tidak dapat dinegosiasikan. Fuomo berperan memastikan seluruh proses berjalan aman, transparan, dan akuntabel.

Dengan kolaborasi Indonesia–Korea–Eropa, Fuomo memasuki fase baru sebagai creator tools yang dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi kreator secara nyata. Bukan sekadar membantu kreator dikenal, tetapi memberi mereka alat untuk tumbuh dan memperoleh pendapatan yang lebih pasti dari karya mereka sendiri.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Ancaman Banjir Meningkat, Bangunan Liar di Sungai Sukabumi Disorot

26 Jan 2026, 11:50 WIBNews