Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[UPDATE] Longsor di Pasirlangu, 16 Jenazah Dievakuasi, 7 Korban Teridentifikasi

Kab. Bandung Barat
[UPDATE] Longsor di Pasirlangu, 16 Jenazah Dievakuasi, 7 Korban Teridentifikasi
Pencarian dan identifikasi jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat. Dok/Istimewa

  • Tujuh korban longsor berhasil diidentifikasi, termasuk empat laki-laki dan tiga perempuan dengan rentang usia 30-60 tahun.

  • Korban yang belum teridentifikasi diambil sampel DNA untuk pencocokan data keluarga korban, disimpan di RSUD Cibabat.

  • Pos kesehatan disiagakan di lokasi pengungsian untuk memastikan kondisi kesehatan para penyintas pascabencana.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Proses evakuasi dan identifikasi korban longsor dan banjir bandang di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus berlangsung. Hingga Sabtu (25/1/2026), jumlah kantong jenazah yang berhasil dievakuasi tim gabungan bertambah menjadi 16 kantong.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa dari total tersebut, tujuh korban telah berhasil diidentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Dari 16 kantong jenazah, sebanyak tujuh telah teridentifikasi. Delapan lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Hendra, Minggu (25/1/2026).

  1. 1. Tujuh korban longsor berhasil diidentifikasi

    IMG_20260125_122112.jpg
    Pencarian dan identifikasi jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat. Dok/Istimewa

    Adapun tujuh korban yang telah teridentifikasi terdiri dari empat laki-laki dan tiga perempuan, dengan rentang usia antara 30 hingga 60 tahun. Berikut daftar korban yang telah teridentifikasi:

    Suryana (57), laki-laki

    Jajang Tarta (35), laki-laki

    Nining (40), perempuan

    Dadang Apung (60), laki-laki

    Nurhayati (42), perempuan

    M. Kori (30), laki-laki

    Lina Lismayanti (43), perempuan

    Identifikasi dilakukan melalui pencocokan data antemortem dan postmortem oleh tim forensik.

  2. 2. Korban belum teridentifikasi diambil sampel DNA

    IMG_20260125_122101.jpg
    Pencarian dan identifikasi jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat. Dok/Istimewa

    Sementara itu, sejumlah kantong jenazah yang belum teridentifikasi telah diambil sampel DNA untuk mempercepat proses pencocokan dengan data keluarga korban. Untuk sementara, seluruh jenazah tersebut disimpan di RSUD Cibabat.

    “Proses identifikasi dilakukan secara teliti dengan melibatkan tenaga medis, forensik, serta dukungan teknologi,” jelas Hendra.

    Hendra menegaskan bahwa Polri berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para korban dan keluarga. Menurutnya, akurasi dan pendekatan kemanusiaan menjadi prinsip utama dalam penanganan korban bencana.

    “Kami berkomitmen agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan bermartabat,” tegasnya.

  3. 3. Pos kesehatan disiagakan di lokasi pengungsian

    IMG_20260125_084341.jpg
    Tempat sementara korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno

    Selain fokus pada evakuasi dan identifikasi, Polda Jabar juga menyiagakan pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para penyintas pascabencana.

    “Kehadiran pos kesehatan merupakan bentuk kepedulian Polri untuk memastikan pengungsi mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” tutup Hendra.

    Bencana longsor dan banjir bandang di kawasan Pasirlangu, Cisarua, menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi, khususnya di wilayah rawan longsor.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More