Jangan Tunggu Mogok! Ini Tanda Mobil Perlu Diservis

- Mesin terasa bergetar tidak wajar saat mobil diam atau melaju pelan bisa menandakan masalah pada busi, sistem pembakaran, atau engine mounting.
- Konsumsi BBM yang tiba-tiba boros tanpa perubahan gaya berkendara bisa berkaitan dengan filter udara kotor, busi aus, atau sensor bermasalah.
- Suara aneh dari mesin atau kolong seperti dengungan, ketukan, atau decitan sering muncul sebelum kerusakan serius terjadi dan harus segera diperiksa.
Mobil modern memang dirancang tangguh, tetapi bukan berarti bebas masalah. Setiap kendaraan memiliki batas kerja dan akan memberi “sinyal” saat ada komponen yang mulai bermasalah.
Sayangnya, banyak pemilik mobil mengabaikan tanda-tanda awal karena mobil masih bisa dikendarai. Padahal, menunda servis justru berisiko memperparah kerusakan dan meningkatkan biaya perbaikan. Berikut tanda-tanda yang sebaiknya tidak kamu abaikan.
1. Mesin terasa bergetar tidak wajar

Getaran yang terasa saat mobil diam atau melaju pelan sering dianggap hal sepele. Padahal, kondisi ini bisa menandakan masalah pada busi, sistem pembakaran, atau engine mounting.
Jika dibiarkan, getaran berlebih dapat merambat ke komponen lain dan menurunkan kenyamanan berkendara. Mengecek sumber getaran sejak awal akan dapat mencegah kerusakan lanjutan.
2. Konsumsi BBM terasa lebih boros

Mobil yang tiba-tiba boros bensin tanpa perubahan gaya berkendara patut dicurigai. Biasanya, ini berkaitan dengan pembakaran yang tidak optimal.
Filter udara kotor, busi aus, atau sensor bermasalah bisa menjadi penyebabnya. Dengan servis ringan, konsumsi bahan bakar bisa kembali normal dan mesin bekerja akan lebih efisien.
3. Muncul suara aneh dari mesin atau kolong

Suara tidak wajar seperti dengungan, ketukan, atau decitan sering muncul sebelum kerusakan serius terjadi. Namun, banyak pengemudi memilih mengabaikannya.
Padahal, suara tersebut bisa berasal dari kampas rem menipis, bearing aus, atau baut yang mulai longgar. Semakin cepat diperiksa, semakin kecil risiko masalah besar terjadi.
4. Setir terasa berat atau mobil tidak stabil

Setir yang berat atau mobil terasa menarik ke satu sisi bisa menjadi tanda masalah pada sistem kemudi atau kaki-kaki.
Selain mengurangi kenyamanan, kondisi ini juga berbahaya, terutama saat kecepatan tinggi. Pemeriksaan spooring, balancing, atau power steering sangat disarankan jika gejala ini muncul.
5. Lampu indikator menyala di dashboard

Lampu indikator dirancang sebagai sistem peringatan dini. Saat menyala, itu artinya mobil mendeteksi kondisi yang tidak normal.
Walaupun mobil masih bisa digunakan, mengabaikan indikator bisa berujung kerusakan serius. Pengecekan dengan alat diagnostik akan membantu mengetahui sumber masalah secara akurat.
Mobil jarang mogok tanpa sebab. Biasanya, ada tanda-tanda kecil yang muncul jauh sebelumnya. Mengenali sinyal ini adalah langkah penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Dengan respons yang cepat dan tepat, kamu bisa menghindari kerusakan besar serta biaya perbaikan yang tidak perlu. Ingat, servis tepat waktu selalu lebih murah daripada memperbaiki kerusakan parah.















