Polisi Siapkan Penitipan Kendaraan untuk Warga yang Mudik

- Polrestabes Bandung membuka layanan penitipan kendaraan bagi warga yang mudik Lebaran 2026 untuk menjamin keamanan kendaraan selama ditinggalkan.
- Layanan penitipan mulai dibuka Kamis, 13 Maret 2026, bersamaan dengan gelar pasukan operasi pengamanan mudik di berbagai kantor polisi.
- Dishub Kota Bandung memprediksi jumlah pemudik naik 10–15 persen dan menyiapkan 10 bus cadangan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.
Bandung, IDN Times - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polrestabes Bandung membuka layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang hendak bepergian ke kampung halaman. Fasilitas ini disediakan untuk memberikan rasa aman bagi pemudik yang meninggalkan kendaraannya selama beberapa hari.
Kapolrestabes Bandung Kombes Adiwijaya mengatakan, masyarakat dapat menitipkan kendaraan mereka di kantor kepolisian, baik di Polrestabes Bandung maupun di kantor polsek yang memiliki area parkir cukup luas.
“Bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan ingin menitipkan kendaraannya, hal tersebut bisa dilakukan di satuan-satuan Polri. Bisa di Polrestabes Bandung maupun di polsek-polsek yang memiliki halaman cukup luas untuk menampung kendaraan,” kata Adiwijaya, Rabu (11/3/2026).
1. Jadi tak khawatir saat tinggalkan rumah

Menurutnya, layanan penitipan kendaraan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran. Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan selama perjalanan mudik.
“Dengan dititipkannya kendaraan tersebut, masyarakat akan merasa lebih nyaman dan aman saat melaksanakan kegiatan mudik,” katanya.
2. Bisa dititip mulai pekan ini

Dia menambahkan, layanan penitipan kendaraan akan mulai dibuka bersamaan dengan pelaksanaan gelar pasukan operasi pengamanan mudik yang dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis (13/3/2026). Sejak hari tersebut, masyarakat sudah dapat mulai menitipkan kendaraan mereka di lokasi-lokasi yang telah disediakan oleh kepolisian.
Polrestabes Bandung berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga keamanan kendaraan dapat lebih terjamin selama masa mudik Lebaran.
3. Jumlah pemudik di Bandung diprediksi naik 15 persen

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memprediksi jumlah pemudik pada musim mudik Lebaran 2026 akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut diperkirakan berada di kisaran 10 hingga 15 persen.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan indikasi peningkatan jumlah pemudik mulai terlihat dari tren pergerakan penumpang di sejumlah titik transportasi di Kota Bandung. Salah satu lokasi yang menjadi indikator meningkatnya mobilitas masyarakat adalah Terminal Cicaheum. Di terminal tersebut, aktivitas penumpang mulai menunjukkan peningkatan dibandingkan hari-hari biasa.
“Dari tren yang terlihat, terutama di kawasan Cicaheum, ada kenaikan pergerakan penumpang. Selain itu kendaraan pribadi juga diperkirakan meningkat,” ujar Rasdian.
Menurutnya, peningkatan mobilitas menjelang arus mudik tidak hanya terjadi pada transportasi umum, tetapi juga pada penggunaan kendaraan pribadi. Hal ini sejalan dengan kebiasaan masyarakat yang memanfaatkan berbagai moda transportasi untuk pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya.
Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang tersebut, Dishub Kota Bandung telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan menyiapkan armada bus cadangan yang dapat dioperasikan apabila terjadi kekurangan kendaraan pada saat puncak arus mudik.
Sedikitnya 10 unit bus tambahan telah disiapkan sebagai armada cadangan. Bus-bus tersebut akan dikerahkan apabila permintaan penumpang meningkat secara signifikan dan tidak dapat ditampung oleh armada reguler yang beroperasi.

















