Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Merawat Tumbler dengan Benar, Biar Tidak Berkarat dan Bebas Bau

tumbler (freepik.com/freepik)
tumbler (freepik.com/freepik)
Intinya sih...
  • Cuci tumbler segera setelah digunakan untuk mencegah noda dan bau membandel, gunakan spons lembut dan sabun cuci piring
  • Keringkan tumbler secara menyeluruh dengan kain lap bersih, biarkan dalam keadaan terbuka di area berudara baik untuk mencegah bau apek
  • Lakukan pembersihan mendalam dengan cairan pembersih alami seperti cuka atau baking soda minimal seminggu sekali untuk menjaga kesegaran tumbler
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tumbler telah menjadi teman setia dalam aktivitas sehari-hari, baik untuk menikmati kopi panas di pagi hari atau air dingin yang menyegarkan di siang bolong. Namun, tanpa perawatan yang tepat, tumbler kesayangan kita bisa mengalami masalah seperti karat dan bau tak sedap.

Merawat tumbler bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga tentang menjaga investasi dan kesehatan kita sendiri. Dengan perawatan yang benar, umur pakai tumbler akan menjadi lebih panjang. Mari simak lima tips mudah merawat tumbler agar selalu bersih, bebas karat, dan bebas bau!

1. Cuci segera setelah digunakan

spons untuk membersihkan tumbler (freepik.com/mrsiraphol)
spons untuk membersihkan tumbler (freepik.com/mrsiraphol)

Kebiasaan mencuci tumbler segera setelah digunakan adalah langkah paling dasar untuk mencegah noda dan bau membandel. Sisa minuman, terutama yang manis atau mengandung susu, dapat meninggalkan lapisan lengket yang menjadi sarang bakteri. Jangan biarkan tumbler kotor dalam waktu lama, apalagi sampai semalaman.

Gunakan spons lembut dan sabun cuci piring untuk membersihkan seluruh bagian dalam tumbler hingga bersih. Bilas dengan air hingga tidak ada lagi sisa sabun yang tertinggal. Pastikan kamu membersihkan area sekitar mulut dan tutup tumbler dengan saksama.

2. Keringkan sempurna sebelum disimpan

tumbler (freepik.com/freepik)
tumbler (freepik.com/freepik)

Kelembaban adalah musuh utama yang dapat memicu tumbuhnya jamur dan munculnya karat pada tumbler stainless steel. Setelah dicuci, pastikan kamu mengeringkan tumbler secara menyeluruh, tidak hanya bagian luarnya saja. Gunakan kain lap bersih yang kering untuk mengelap bagian dalam dan luar tumbler.

Biarkan tumbler dalam keadaan terbuka di area yang memiliki sirkulasi udara baik hingga benar-benar kering. Jangan langsung menutup dan menyimpannya dalam keadaan lembap. Langkah pengeringan yang sempurna ini sangat krusial untuk mencegah bau apek.

3. Rutin lakukan pembersihan mendalam

ilustrasi baking soda (pexels.com/Karola G)
ilustrasi baking soda (pexels.com/Karola G)

Pembersihan rutin dengan cairan pembersih alami seperti cuka atau baking soda sangat dianjurkan untuk mengusir bau dan noda membandel. Untuk melakukannya, campurkan air panas dengan beberapa sendok makan baking soda atau cuka putih ke dalam tumbler. Diamkan campuran tersebut di dalam tumbler selama beberapa jam atau semalaman untuk hasil maksimal.

Setelah didiamkan, gosok bagian dalam tumbler dengan spons lembut lalu bilas hingga bersih. Pembersihan mendalam ini efektif menghilangkan residu minuman yang tidak terangkat oleh sabun biasa. Lakukan ritual ini setidaknya seminggu sekali untuk menjaga kesegaran tumbler.

4. Hindari menggunakan abrasif dan bahan keras

ilustrasi sikat (pexels.com/Greta Hoffman)
ilustrasi sikat (pexels.com/Greta Hoffman)

Penggunaan spons kasar atau sikat berlogam dapat menggores lapisan pelindung pada permukaan dalam tumbler stainless steel. Goresan ini justru akan memudahkan terjadinya oksidasi dan mempercepat proses pengkaratan. Selalu pilih spons lunak atau sikat dengan bulu nilon untuk perawatan harian.

Hindari juga pemakaian pemutih atau bahan kimia keras lainnya yang dapat merusak material tumbler. Bahan kimia kuat berisiko merusak integritas logam dan meninggalkan residu berbahaya. Rawatlah tumbler kamu dengan bahan yang lembut untuk menjaga kualitasnya dalam jangka panjang.

5. Simpan di tempat yang kering dan terbuka

ilustrasi tumbler (freepik.com/freepik)
ilustrasi tumbler (freepik.com/freepik)

Cara menyimpan tumbler juga memengaruhi daya tahannya dan kebersihannya. Simpan tumbler di lokasi yang kering, memiliki sirkulasi udara baik, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jangan menumpuk tumbler dengan wadah lain karena dapat menyebabkan penyok dan gesekan.

Biarkan tumbler dalam keadaan terbuka atau tutup longgar agar udara di dalamnya dapat bersirkulasi. Penyimpanan yang benar akan mencegah tumbuhnya jamur dan munculnya bau tidak sedap. Kebiasaan sederhana ini sangat berdampak bagi kebersihan tumbler kamu.

Gampang banget, kan? Rawat tumbler favoritmu dengan tips tadi, dijamin dia bakal selalu awet dan siap nemenin kamu setiap hari. Nggak cuma bebas karat dan bau, minumanmu juga pasti lebih higienis dan enak. Yuk, biasain merawat tumbler biar lebih lama dipakai dan lebih ramah lingkungan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest Life Jawa Barat

See More

Resep di Balik Lagu yang Berhasil Viral di TikTok

29 Nov 2025, 09:21 WIBLife