Mudik Lebaran 2026: Dinkes Jabar Siagakan 280 Posko dan 762 Dokter

- Dinas Kesehatan Jawa Barat menyiapkan 282 posko kesehatan dengan 762 dokter, ribuan perawat, dan ratusan tenaga pendukung untuk melayani pemudik selama arus mudik Lebaran 2026.
- Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengubah mobil dinas Mercedes-Benz menjadi klinik berjalan lengkap dengan alat medis untuk pemeriksaan jantung, ibu hamil, hingga penanganan persalinan darurat.
- BPBD Jawa Barat menyiagakan 82 posko mudik di titik rawan bencana seperti jalur longsor dan banjir guna memastikan keamanan serta menyediakan tempat istirahat bagi para pemudik.
Bandung, IDN Times - Puncak arus mudik Idulfitri di wilayah Jawa Barat diprediksi terjadi pada H-3 lebaran. Sejumlah persiapan untuk memberikan layanan ke masyarakat turut dihadirkan, termasuk layanan kesehatan uang disediakan oleh Dinkes Jabar.
Ketua tim kerja pelayanan klinis, Selvia Gusrina mengatakan, pelayanan yang diberikan berupa posko kesehatan dengan melibatkan banyak dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya di seluruh wilayah Jawa Barat.
"Sebanyak 282 pos kesehatan yang tersebar di 27 kabupaten dan kota di mana itu ada sekitar 762 orang dokter, 3.000-an lebih perawat, 50-an tenaga kesehatan tradisional dan ada sekitar 500-an pengemudi ambulan yang siap siaga 24 jam," ujar Selvia saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).
1. Ada pula pelayanan kesehatan tradisional

Sopir ambulan ini disiagakan untuk menanggani kasus-kasus yang memerlukan rujukan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya saat masa mudik lebaran. Adapun para pemudik nantinya bisa memeriksakan kesehatan di posko dan juga ada pelayanan tradisional.
"Pelayanannya yang ada di pos kesehatan itu pelayanan kesehatan, pemeriksaan kesehatan, juga ada pelayanan kesehatan tradisional, pelayanan akupresur, terus juga ada jamu-jamuan, ramuan herbal barangkali para pemudik yang lelah ingin sekedar beristirahat untuk jamu bisa mengakses," jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi juga sangat fokus terhadap posko kesehatan untuk para pemudik. Bahkan, dia mengizinkan kendaraan dinas disulap khusus layanan kesehatan keliling untuk membantu masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.
Mobil dinas berjenis Mercedes-Benz yang sebelumnya digunakan sebagai kendaraan resmi itu kini dibuah dan dipasangi dengan berbagai peralatan medis, termasuk alat untuk cek kesehatan jantung dan lainnya.
2. Mobil dinas Gubernur Dedi Mulyadi disulap jadi layanan kesehatan mudik

Dedi mengatakan, kendaraan tersebut kini berfungsi sebagai klinik berjalan yang bisa memberikan layanan kesehatan langsung kepada warga. Dia menambahkan, mobil tersebut menjadi salah satu kendaraan layanan kesehatan paling lengkap yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Jadi ini mobil dinas gubernur dulu. Jenisnya Mercy, mobilnya gede. Sekarang mobil ini diubah menjadi mobil layanan kesehatan lengkap," katanya dikutip, Sabtu (14/3/2026).
Di dalam mobil tersebut tersedia berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan jantung hingga pemeriksaan ibu hamil. Kemudian juga dilengkapi fasilitas untuk membantu proses persalinan jika terjadi keadaan darurat.
"Mulai layanan jantung, pemeriksaan ibu hamil, sampai menangani kelahiran di sini," kata Dedi.
Mobil-mobil tersebut akan berkeliling setiap hari dari kantor wilayah gubernur untuk menemui warga di berbagai daerah. "Setiap kantor gubernur wilayah nanti setiap hari keliling untuk menemui warga di berbagai daerah," kata Dedi.
3. Persiapan penanganan bencana juga dilakukan

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat turut menyiagakan 82 titik posko mudik lebaran untuk menangani terjadinya bencana alam yang berpotensi muncul pada Idul Fitri 2026. Posko tersebut ditempatkan di titik-titik rawan terjadinya bencana.
Persiapan untuk penanganan bencana alam saat mudik ini terdiri dari posko utama dan posko pendukung. Adapun Posko utama berada di kantor BPBD kabupaten/ kota, sementara posko pendukung dibangun di jalur berpotensi longsor, banjir dan tempat wisata alam yang terdapat potensi bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Jabar Teten Ali mengatakan, jumlah pokso di setiap daerah berbeda tergantung seberapa besar potensi terjadinya bencana. Beberapa daerah memiliki posko pendukung hingga lima titik, yakni Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran. Sementara, daerah lain memiliki satu hingga empat posko pendukung.
"Selain memberikan layanan penanganan bencana, BPBD juga menyediakan tempat istirahat di Posko Mudik Idulfitri," ucap Teten, Kamis (12/3/2026).
















![[QUIZ] Mudik Lebaran, Kamu Tahu Dampak Dibukanya Tol Bocimi 3?](https://image.idntimes.com/post/20251224/upload_7a617a928d3f4a50566e76c582c77392_675a7c7f-c74f-4722-8538-5ee90e9c8452.jpeg)
![[QUIZ] Kamu Tahu Penyebab Dapur MBG Dihentikan?](https://image.idntimes.com/post/20210705/photo-1579028017684-1c828c18b5f6-c5123910372bd921d8d9c219b8a5e1d7-e3cc3a58d6f73a41df464a9bbe2f56db.jpeg)
![[QUIZ] Masjid di Bandung yang Ramai digunakan I’tikaf Saat Ramadan](https://image.idntimes.com/post/20260309/upload_da5c077288f25068d7146e5866b8b490_0cbe2e3f-e6dd-448a-8252-3f5f76e0c9ff.jpeg)