Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

345 Petugas DLH Kota Bandung Disiagakan Kawal Kirab Tatar Sunda

345 Petugas DLH Kota Bandung Disiagakan Kawal Kirab Tatar Sunda
Petugas kebersihan dari DLH Pemkot Bandung. Dok Diskominfo Bandung(Dokumentasi Diskominfo Kota Bandung)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Sebanyak 345 petugas DLH Kota Bandung disiagakan menjaga kebersihan selama Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, dengan fokus di jalur Mahkota Binokasih dari Kiara Artha Park hingga Gedung Sate.
  • DLH menyiapkan armada pendukung seperti truk, pikap, mobil penyemprot, dan road sweeper untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung meski potensi sampah besar dinilai lebih kecil dibanding acara lain.
  • Pemprov Jabar menurunkan 600 petugas gabungan serta menyediakan kantong parkir, ambulans, dan tenaga medis; masyarakat diimbau menjaga keamanan diri serta tidak membawa bayi ke lokasi kirab.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menyiagakan 345 personel untuk menjaga kebersihan selama rangkaian Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 yang digelar malam ini. Petugas akan berjaga di jalur kirba yaitu mulai Kiara Artha Park, Jalan Banten menuju Gedung Sate, Jalan Diponegoro.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto mengatakan ratusan personel disiagakan sejak Jumat hingga Senin guna mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat selama agenda budaya berlangsung.

"Jadi sudah menjadi kelaziman bahwa setiap hari Sabtu dan Minggu, DLH selalu standby untuk mengantisipasi semua acara yang ada di Bandung, termasuk kegiatan sekarang ini," ujar Darto di Balai Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026).

1. Fokus utama yaitu pengawalan Mahkota Binokasih

Humas Pemkot Bandung
Petugas kebersihan dari DLH Pemkot Bandung. Dok Diskominfo Bandung

DLH juga menyiapkan sejumlah armada pendukung berupa satu truk, dua kendaraan pikap, satu mobil penyemprot, serta satu unit road sweeper. Adapun jumlah personel dan armada dapat ditambah menyesuaikan kondisi di lapangan.

Menurut Darto, fokus pengamanan kebersihan berada di sepanjang jalur Kirab Mahkota Binokasih yang menjadi bagian utama dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda.

"Fokusnya terutama mengawal jalur Mahkota Binokasih," katanya.

2. Kemungkinan sampah setelah acara membludak

Humas Pemprov Jabar
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026. Dok Diskominfo Provinsi Jabar(Dokumentasi Humas Pemprov Jabar)

Meski acara diperkirakan dipadati pengunjung, DLH menilai potensi sampah tidak sebesar acara lain yang menggunakan banyak properti sekali pakai atau menghasilkan sampah berukuran besar. Darto menyebut, penggunaan kereta kencana dan elemen budaya yang bersifat permanen membuat potensi sampah besar relatif lebih kecil. Namun lonjakan jumlah pengunjung tetap menjadi perhatian utama.

"Tetapi karena diperkirakan jumlah pengunjung membeludak, tentu tetap akan menimbulkan sampah juga. Namun tidak separah acara-acara sebelumnya yang menghasilkan banyak sampah besar," ujarnya.

3. Pemprov Jabar siapkan kantong-kantong parkir

Diskominfo Provinsi Jabar
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi naik kuda saat gelaran Milangkala Tatar Sunda. (Dokumentasi Diskominfo Jabar)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menempatkan 600 petugas gabungan terdiri Polisi, Dishub Jabar dan Dishub Kota Bandung. Satpol PP juga dikerahkan untuk menjaga ketertiban penonton kirab. Masyarakat yang membawa kendaraan ke lokasi kirab, tak perlu bingung mencari tempat parkir karena telah disediakan di beberapa lokasi.

"Kantong parkir akan tersebar di beberapa lokasi, yang utama itu di seputaran Gedung Sate, Kantor Inspektorat, DPRD Jabar, Masjid Pusdai, Bank Mandiri, dan Monumen Perjuangan," ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar Dhani Gumelar, Kamis (14/5/2026).

Saat kirab berlangsung, masyarakat diimbau menjaga keamanan diri dan barang bawaan masing-masing. Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan, pada saat kirab nanti, ribuan orang akan hadir sehingga barang bawaan, seperti ponsel, dijaga agar tidak hilang.

Herman menambahkan masyarakat mempersiapkan stamina untuk menonton kirab. Oleh karena itu, pengunjung sebaiknya makan dan istirahat yang cukup terlebih dahulu. Ia pun mengimbau untuk tidak membawa bayi ke acara kirab.

Persiapan lainnya, Pemprov Jabar akan menyiapkan ambulans dan tenaga medis di lokasi kirab. Selain itu, beberapa persiapan telah dilakukan, seperti membersihkan sampah dan menurunkan spanduk serta baliho yang tidak sesuai aturan di sepanjang jalur kirab.

Pedagang kaki lima ditata dan trotoar di jalur kirab dipulas agar indah. Adapun rute kirab ini dimulai dari Kiara Artha Park, Jalan Terusan Jakarta, kemudian melewati Jalan Supratman, dan berakhir di Jalan Diponegoro (Gedung Sate).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More