Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Warga Bandung Selatan Kembali Hadapi Banjir Akibat Citarum Meluap
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bandung, Aktivitas Warga Terganggu. IDN Times/Istimewa
  • Hujan deras sejak Jumat menyebabkan Sungai Citarum meluap dan merendam wilayah Dayeuhkolot, Baleendah, Banjaran, serta Bojongsoang di Kabupaten Bandung.
  • Ketinggian air di permukiman mencapai pinggang orang dewasa dan menghambat aktivitas warga karena jalan utama masih tergenang cukup tinggi.
  • Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata mengatasi banjir yang terus berulang setiap musim hujan di kawasan Bandung Selatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandung Raya sejak Jumat (10/4/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kabupaten Bandung. Kawasan seperti Dayeuhkolot, Baleendah, Banjaran, hingga Bojongsoang terdampak akibat meluapnya Sungai Citarum.

Hingga Minggu (12/4/2026) pagi, genangan air masih terlihat belum surut di beberapa wilayah, termasuk permukiman warga di Kampung Mekarsari, Baleendah dan Kampung Citeureup, Dayeuhkolot.

1. Banjir capai pinggang orang dewasa di permukiman

Drainase Tertutup Proyek, Warga Parung Kored Terjebak Banjir (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Warga terdampak menyebut ketinggian air di dalam permukiman cukup tinggi. Murniati (40), warga Mekarsari, mengatakan air sudah masuk ke rumah-rumah sejak Jumat dan mencapai sekitar pinggang orang dewasa.

“Iya kalau di jalan ini sudah agak surut, tapi kalau masuk ke dalam gang itu cukup tinggi. Jadi, agak susah juga mau pergi-pergian,” ujarnya.

2. Jalan utama masih tergenang, aktivitas warga terhambat

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bandung, Aktivitas Warga Terganggu. IDN Times/Istimewa

Selain permukiman, banjir juga merendam ruas Jalan Terusan Bojongsoang dan Jalan Dayeuhkolot. Ketinggian air di jalan bervariasi, mulai dari di atas mata kaki hingga hampir setinggi lutut orang dewasa.

Kondisi ini membuat mobilitas warga terganggu, terutama bagi mereka yang harus beraktivitas di luar rumah.

3. Warga minta solusi, banjir jadi langganan saat hujan

Satu titik banjir dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu (5/4/2026).(Dok.Istimewa)

Warga Dayeuhkolot berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan.

“Ya semoga pemkab Bandung bisa cepat menangani permasalahan banjir yang setiap kali hujan pasti banjir,” kata Solihin (54), warga setempat.

Di sisi lain, genangan air justru dimanfaatkan anak-anak untuk bermain dan berenang di sejumlah titik jalan yang terendam. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bandung, banjir terjadi di beberapa wilayah seperti Bojongsoang, Baleendah, dan Dayeuhkolot.

Editorial Team