Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Warga Antapani Ditemukan Tewas di Dekat Gedung Sate
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
  • Seorang pria berinisial R ditemukan tewas di trotoar dekat Gedung Sate dengan luka di kepala, diduga akibat penganiayaan menggunakan benda tumpul.
  • Saksi di lokasi mengaku tidak mendengar keributan sebelum korban ditemukan, dan baru mengetahui setelah area dipenuhi warga serta aparat kepolisian.
  • Polrestabes Bandung masih menyelidiki kasus ini dengan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk memburu pelaku penganiayaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times – Seorang pria berinisial R (40), warga Antapani, Kota Bandung, ditemukan meninggal dunia di trotoar Simpang Jalan Surapati-Sentot Alibasyah, tepatnya di depan Kantor Geologi, Selasa (7/7/2026) malam.

Korban ditemukan sekitar pukul 22.15 WIB dengan luka di bagian kepala. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat penganiayaan menggunakan benda tumpul dan kini masih memburu pelaku.

"Iya betul ada peristiwa tersebut," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

1. Korban ditemukan tewas dengan luka di kepala

Ilustrasi jenazah. (timlo.net)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di trotoar dengan luka di bagian kepala. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban disebut sempat terlibat cekcok dengan seorang pria yang diduga menjadi pelaku penganiayaan.

Hingga kini, polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk motif di balik dugaan penganiayaan tersebut.

Anton membenarkan korban meninggal akibat tindak kekerasan.

"(Korban) penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," ujarnya.

2. Saksi tidak mendengar adanya keributan

Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Esti Suryani)

Seorang petugas keamanan di sekitar lokasi, Yayan, mengaku tidak mengetahui secara pasti peristiwa yang menewaskan korban. Saat sedang berjaga, dia justru mendapati lokasi sudah dipenuhi warga dan aparat kepolisian.

"Sekitar jam 10-an. Kurang tahu kenapa-kenapanya. Pas karyawan pada keluar, di depan sudah ramai, ada polisi sama mobil ambulans," katanya.

Yayan juga mengaku tidak mendengar adanya suara keributan ataupun perkelahian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

"Enggak, enggak ada sama sekali. Tahu-tahu sudah ramai saja banyak yang ngumpul sama ada polisi, ambulans," ujarnya.

3. Polisi masih memburu pelaku

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton. IDN Times/Debbie Sutrisno

Satreskrim Polrestabes Bandung kini menangani kasus tersebut. Polisi masih mengumpulkan alat bukti, termasuk keterangan para saksi, untuk mengungkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Anton memastikan proses penyelidikan masih terus berlangsung. "Kasusnya saat ini masih dalam penanganan Satreskrim Polrestabes Bandung," katanya.

Editorial Team

Related Article