Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Usia Tersingkir dari ACL2, Persib Fokus Buru Gelar Juara Musim Ini

Kota Bandung
Usia Tersingkir dari ACL2, Persib Fokus Buru Gelar Juara Musim Ini
Persib Bandung berhasil menaklukan PSM. Dok, Persib
  • Persib Bandung kini fokus penuh pada Liga 1 setelah tersingkir dari kompetisi Asia, dengan tekad mempertahankan posisi puncak meski persaingan semakin ketat.
  • Bojan Hodak menyiapkan strategi khusus menghadapi Persita Tangerang yang dikenal kuat dalam pertahanan dan serangan balik cepat.
  • Kondisi skuad mulai membaik dengan kembalinya Marc Klok berlatih, sementara tim menjaga konsistensi performa tanpa terlalu memikirkan jarak poin di klasemen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menegaskan peluang Maung Bandung mempertahankan gelar Liga 1 tetap terbuka, meski jalan menuju juara musim ini dipastikan jauh lebih berat. Ia bahkan menilai timnya tidak perlu terlalu memikirkan keunggulan di klasemen terlalu dini, melainkan fokus pada konsistensi pertandingan demi pertandingan.

Menurut Bojan, posisi Persib saat ini memang menguntungkan karena masih berada di peringkat pertama. Namun kejaran tim-tim papan atas membuat situasi tidak sesederhana yang terlihat.

“Sekarang kami ada di peringkat pertama dan berada pada posisi yang bagus. Tapi Borneo dan Persija berada sangat dekat. Kami hanya fokus laga demi laga,” kata Bojan usai menggelar latihan di Stadion GBLA, Kamis (19/2/2026) malam.

Ia menambahkan, setelah tersingkir dari kompetisi Asia, seluruh konsentrasi tim kini hanya tertuju pada Liga 1. Harapannya, pada akhir musim Persib tetap berada di posisi tertinggi.

“Saya harap pada akhirnya kami bisa memenangi liga lagi. Ini akan sulit, lebih sulit dari musim-musim sebelumnya, tapi kami tetap percaya bisa melakukannya,” ujarnya.

  1. 1. Persiapan khusus jelang Persita

    IMG_20251226_094301.jpg
    Konferensi pers Persib jelang menjamu PSM Makassar. IDN Times/Debbie Sutrisno

    Ujian terdekat Persib adalah menghadapi Persita Tangerang. Bojan menilai lawannya bukan tim yang bisa diremehkan, bahkan termasuk salah satu tim dengan organisasi pertahanan terbaik di liga.

    Ia masih mengingat kekalahan 1-2 pada pertemuan pertama musim ini. Saat itu Persib gagal memanfaatkan sejumlah peluang, termasuk penalti.

    “Kami kalah pada pertemuan pertama. Mereka tim yang berbahaya dan sangat terorganisir. Jika diberi ruang, mereka bisa sangat berbahaya,” katanya.

    Menurutnya Persita juga kuat dalam skema serangan balik karena memiliki pemain-pemain cepat. Karena itu, Persib harus menyiapkan cara khusus untuk meredam transisi lawan.

    “Kami harus menemukan cara menghentikan serangan balik mereka dan mempersiapkan itu sebelum pertandingan,” jelasnya.

    Meski begitu, bermain di kandang menjadi modal penting.

    “Ketika bermain di rumah sendiri, tentu kami akan berusaha mendapatkan hasil positif,” kata dia.

  2. 2. Kondisi tim mulai membaik

    large_thom_haye_gol_madura_6d4831449d.jpg
    Pemain tengah Persib Thom Haye, Dok. Persib

    Dari sisi skuad, Bojan membawa kabar cukup baik. Marc Klok sudah kembali berlatih setelah sebelumnya absen, sementara sebagian pemain inti menjalani pemulihan.

    “Hari ini sebelas pemain utama recovery. Marc mulai latihan dan itu kabar bagus,” ucapnya.

    Satu pemain yang masih dipantau adalah Edo Febriansah/Dewa (Dewangga) yang mengalami nyeri pada pertandingan sebelumnya sehingga ditarik saat turun minum.

    “Saya masih harus memantau kondisinya besok,” kata Bojan.

    Ia juga memastikan program latihan tetap berjalan normal, hanya waktunya digeser malam hari agar pemain bisa beradaptasi dengan kebutuhan fisik dan ibadah.

    “Kalau latihan siang, intensitas tidak bisa penuh. Jadi mereka bisa buka puasa dulu, lalu latihan dengan normal,” jelasnya.

  3. 3. Fokus konsistensi, bukan kejar jarak poin

    WhatsApp Image 2026-02-03 at 10.08.29 AM (2).jpeg
    Para pemain persib berlatih jelang lawan Malut United. IDN Times/Debbie Sutrisno

    Bojan menegaskan Persib tidak terobsesi langsung menjauh di klasemen. Ia lebih menekankan stabilitas performa karena persaingan musim ini lebih ketat dibanding musim sebelumnya.

    Menurutnya, kunci juara bukan sekadar memimpin sejak awal, tetapi mampu menjaga performa hingga akhir kompetisi.

    “Kami hanya fokus pertandingan demi pertandingan,” ujarnya.

    Dengan jadwal yang tersisa dan ketatnya persaingan papan atas, Bojan memahami peluang hattrick juara memang berat. Namun keyakinan di dalam tim masih terjaga.

    “Sulit, tapi kami percaya,” kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More