Program Barak Militer Pelajar Bandel di Jabar Tetap Digelar di 2026

- Program Barak Militer bagi siswa nakal SMA-SMK di Jabar tetap digelar di 2026
- Anggaran terbatas, namun kegiatan akan tetap ada dengan mekanisme yang tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya
- Pemprov Jabar telah menggelontorkan Rp35 miliar untuk beasiswa Panca Waluya, disalurkan kepada 9.401 siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB
Bandung, IDN Times - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat mengklaim program barak militer bagi siswa nakal tingkat SMA-SMK atau pendidikan karakter Panca Waluya tetap digelar di tahun 2026. Disdik juga sudah mengalokasikan anggaran pada tahun ini.
Kepala Disdik Jabar, Purwanto mengatakan, anggaran untuk program yang sudah berjalan di 2025 itu saat ini mengalami keterbatasan, namun kegiatannya dipastikan tetap ada dan tentunya akan mengalami sedikit perbedaan.
"Ya, barak militer kamiakan tetap lakukan, walaupun anggarannya terbatas, dan itu adalah anak-anak yang sudah masuk ke kategori berat referral nanti dari sekolah, dari guru-guru BK-nya," kata Purwanto, Kamis (19/2/2026).
1. Anggaran disiapkan Rp2 miliar di tahun 2026

Untuk mekanisme murid mana saja yang akan diberikan program tersebut di tahun ini, Purwanto menjelaskan, mekanismenya tidak jauh berbeda dengan 2025 yang mana sekolah akan menunjuk mana saja yang layak diberikan pendidikan tambahan di luar sekolah ini.
"Karena anak-anak tersebut butuh perlindungan khusus. Yang melambai ya itu, kan tidak cukup di sekolah, masyarakat juga harus support itu. Karena pendidikan itu bukan tok sekolah sih. Masyarakat harus menjadi ekosistem," tuturnya.
Mengenai anggaran yang dipersiapkan, Purwanto mengungkapkan, tahun ini tidak begitu besar, sehingga ada beberapa alternatif lain yang nantinya diterapkan kepada siswa yang sudah masuk kategori nakal berat.
"Yang barak militer itu kami ada anggaran Panca Waluya, ada yang ke barak militer, ada yang untuk menguatkan sekolah melalui pelatihan-pelatihan, melalui penyusunan modul dan lain sebagainya. Ada Rp2 miliaran kalau gaksalah," kata dia.
2. Pemprov Jabar sebelumnya punya beasiswa Panca Waluya

Sebelumnya, di luar Pendidikan Karakter Panca Waluya, Pemprov Jabar pada 2025, telah menggelontorkan Rp35 miliar untuk beasiswa Panca Waluya. Beasiswa ini disalurkan kepada para peserta dari jenjang SMA, SMK, SLB.
Hal ini diketahui berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 422.5/Kep.777-Disdik/2025. Purwanto mengatakan, Beasiswa Personal Pancawaluya dirancang untuk menjamin hak pendidikan bagi seluruh siswa tanpa diskriminasi status sekolah.
"Beasiswa Personal Pancawaluya dirancang untuk membantu peserta didik agar tetap mendapatkan layanan pendidikan tanpa terhambat persoalan ekonomi," kata Purwanto, dikutip Senin(16/2/2026).
3. Siswa miskin dapat bantuan uang tunai Rp3,6 juta

Menurutnya, proses penetapan penerima dilakukan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau siswa yang benar-benar membutuhkan.
Sebanyak Rp35 miliar yang dikucurkan disalurkan kepada 4.641 siswa sekolah negeri dan 4.760 siswa sekolah swasta, sehingga total penerima mencapai 9.401 siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB.
"Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp3,6 juta yang diberikan selama masa pendidikannya," ucapnya.


















