Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tempat Hiburan dan Restoran di Jabar Diminta Hormati Bulan Ramadan

IMG-20251208-WA0015.jpg
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya sih...
  • Pemerintah Jabar meminta penertiban tempat hiburan dan restoran selama Ramadan 2026
  • Penertiban harus tetap mengedepankan pendekatan humanis dan tidak mengganggu perekonomian
  • Pemprov Jabar akan memantau inflasi, harga bahan pokok, dan ketersediaan komoditas menjelang Ramadan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta agar pemerintah kabupaten dan kota bisa menertibkan tempat hiburan, juga tempat makanan atau restoran saat Ramadan 2026. Meski begitu, penertiban ini jangan sampai membuat roda perekonomian terhenti.

Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, penertiban tempat-tempat tersebut memang merupakan kewenangan dari pemerintah kabupaten dan kota, namun harus tetap memperhatikan pergerakan ekonomi di masyarakat.

"Tentu kabupaten-kota sudah punya mekanismenya, yang jelas kami saling menghormati, saling menghargai dan tentu aktivitas ekonomi tetap berjalan ya," ujar Herman, Rabu (18/2/2026).

1. Roda perekonomian jangan sampai terhenti

IMG-20251208-WA0013.jpg
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Herman menyarankan agar penertiban ini dilakukan dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Jika terdapat warung makan yang gerainya belum tertutup kain atau penghalang, maka harus ditegur dengan baik-baik tidak menimbulkan gangguan di masyarakat.

"Pada intinya tetap ya, roda perekonomian ini jangan berhenti meski dalam bulan Ramadan," kata dia.

2. Pemerintah daerah diminta mitigasi inflasi

IMG-20250724-WA0021.jpg
Sekda Jabar Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zul Khairil)

Sebelumnya, Herman juga meminta agar pemerintah daerah di Jawa Barat bisa melakukan mitigasi inflasi lebih dini untuk memantau kebutuhan pokok masyarakat. Meski begitu, Pemprov Jabar akan turut memantau dan memberikan tindakan jika terjadi kenaikan harga yang signifikan.

"Pemda Provinsi Jabar bersama lintas pemangku kepentingan terus memantau dan menjaga agar situasi kondisi menjelang bulan Ramadan dan hari raya Idulfitri, aman dan kondusif. Terutama inflasi terkendali dan perekonomian stabil," kata Herman, Selasa (17/2/2026).

3. Kebutuhan pokok juga harus dijamin ketersediaannya

IMG_20250923_113527.jpg
Sekda Pemprov Jabar, Herman Suryatman saat pemaparan APBD Perubahan 2025 (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Selain menjaga stabilitas harga, Herman memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut memantau ketersediaan bahan pokok agar tetap tersedia di kabupaten dan kota. Menurutnya, jangan sampai nantinya hal itu berdampak ke inflasi.

"Lebih jauhnya kami berupaya seoptimal mungkin untuk menjaga agar harga-harga terjangkau, stok bahan pokok penting tersedia, transfortasinya lancar, serta komunikasi berbagai pihak efektif," katanya.

Berdasarkan pantauan saat ini, Herman memastikan, harga beberapa komoditas belum terlihat mengalami kenaikan harga yang signifikan di sejumlah kabupaten dan kota. Namun, nantinya TPID akan terus berkoordinasi jika terjadi lonjakan harga untuk kemudian dilakukan intervensi.

"Sampai sekarang masih masih masih relatif aman. Kami akan rapat koordinasikan biar crosscheck dari berbagai aspek, harga, pasokan, transportasi, komunikasi. Empat hal itu yang akan kami jagain ya menjelang Ramadan," ucapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Penerima Kompensasi Penutupan Tambang Bogor Dikunci di 18.231 KK

18 Feb 2026, 08:51 WIBNews