Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kuningan dan Majalengka Diminta Mitigasi Inflasi Saat Ramadan 2026

IMG-20251208-WA0012.jpg
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya sih...
  • Pemerintah Provinsi Jawa Barat memantau lonjakan harga saat Ramadan 2026 untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
  • Pemantauan juga dilakukan terhadap ketersediaan bahan pokok agar tetap tersedia di kabupaten dan kota, serta memastikan harga komoditas belum mengalami kenaikan signifikan.
  • Pemerintah kabupaten dan kota di Jabar juga harus mengantisipasi kondisi cuaca yang dapat mempengaruhi harga-harga selama Ramadan, terutama di Kuningan dan Majalengka.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memantau secara intensif lonjakan harga saat Ramadan 2026. Berbagai upaya pengendalian inflasi akan dilakukan agar harga kebutuhan pokok masyarakat terjaga, tidak mengalami peningkatan signifikan.

Sekda Provinsi Jabar, Herman Suryatman mengatakan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) saat ini masih terus melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar untuk memastikan stabilitas saat Ramadan nantinya.

"Pemda Provinsi Jabar bersama lintas pemangku kepentinfan terus memantau dan menjaga agar situasi kondisi menjelang bulan Ramadhan dan hari raya Idulfitri, aman dan kondusif. Terutama inflasi terkendali dan perekonomian stabil," kata Herman, Selasa (17/2/2026).

1. Harga-harga harus terjangkau selama Ramadan

IMG-20251208-WA0013.jpg
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Selain menjaga stabilitas harga, Herman memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut memantau ketersediaan bahan pokok agar tetap tersedia di kabupaten dan kota. Menurutnya, jangan sampai nantinya hal itu berdampak ke inflasi.

"Lebih jauhnya kami berupaya seoptimal mungkin untuk menjaga agar harga-harga terjangkau, stok bahan pokok penting tersedia, transfortasinya lancar, serta komunikasi berbagai pihak efektif," katanya.

2. Harga sampai saat ini masih relatif aman

IMG-20251208-WA0015.jpg
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Berdasarkan pantauan saat ini, Herman memastikan, harga beberapa komoditas belum terlihat adanya kenaikan harga yang signifikan di sejumlah kabupaten dan kota. Namun, nantinya TPID akan terus berkoordinasi jika terjadi lonjakan harga untuk kemudian dilakukan intervensi.

"Sampai sekarang masih masih masih relatif aman. Kami akan rapat koordinasikan biar crosscheck dari berbagai aspek, harga, pasokan, transportasi, komunikasi. Empat hal itu yang akan kita jagain ya menjelang Ramadan," ucapnya.

3. Cuaca menjadi perhatian dan harus dimitigasi

IMG-20250724-WA0021.jpg
Sekda Jabar Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zul Khairil)

Herman menambahkan, ada kondisi lain yang harus diantisipasi oleh pemerintah kabupaten dan kota di Jabar yaitu cuaca. Dia mengimbau agar persoalan cuaca ini harus bisa menjadi perhatian selama Ramadan bagi para petani.

"Yang harus diwaspadai menjelang Ramadan ini adalah cuaca. Yang harus diwaspadai Kabupaten Kuningan dan Majalengka. Karena tentu nanti cuaca akan mempengaruhi harga-harga, terkait dengan produksi, terkait juga dengan transportasi," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Ramadan 2026: Status Siaga Kebencanaan di Jabar Tetap Berlaku

17 Feb 2026, 16:38 WIBNews