Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polisi Ungkap Kronologi Pengeroyokan Pelajar di Pasir Koja

(Ilustrasi pemukulan) IDN Times/istimewa
(Ilustrasi pemukulan) IDN Times/istimewa
Intinya sih...
  • Berawal dari masalah pribadi lalu kumpulkan massaBerdasarkan penyelidikan sementara, konflik dipicu persoalan antara korban dan seseorang berinisial Aja. Sekitar 15 orang berkumpul membawa senjata tajam dan balok kayu.
  • Korban dikeroyok dan dibacok celuritKorban menjadi sasaran pengeroyokan dan diserang menggunakan senjata tajam jenis celurit oleh beberapa pelaku. Ia mengalami luka serius di bagian kepala dan punggung hingga tersungkur.
  • Satu pelaku anak di bawah umur ditangkap, lainnya diburuPolisi menangkap seorang pelaku berinisial MT yang masih di bawah umur. Statusnya anak yang berkon
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times — Polisi mengungkap kasus pengeroyokan yang menewaskan Muhammad Nabhan Aula (21) di kawasan Pasir Koja, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Peristiwa berdarah itu dipicu ajakan tawuran dua kelompok pada Kamis (29/1/2026) dini hari.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Terusan Pasir Koja, Sukahaji.

“Terjadi penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya korban Muhammad Nabhan Aula,” ujarnya di Mapolrestabes Bandung, Selasa (17/2/2026).

1. Berawal dari masalah pribadi lalu kumpulkan massa

Ilustrasi pemukulan (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi pemukulan (IDN Times/Mardya Shakti)

Berdasarkan penyelidikan sementara, awal konflik dipicu persoalan antara korban dan seseorang berinisial Aja. Salah satu saksi bernama Rayhan kemudian diajak membantu menyelesaikan masalah tersebut.

Rayhan mendatangi Aja di wilayah Pasir Koja. Saat tiba, sekitar 15 orang telah berkumpul sambil membawa balok kayu dan senjata tajam. Bahkan salah satu pelaku memberikan samurai kepadanya.

Kelompok tersebut kemudian bergerak menuju Simpang Pasir Koja–Jamika. Di lokasi yang sama, kelompok korban berjumlah sekitar 12 orang juga sudah berkumpul dengan membawa senjata serupa.

“Motifnya ajakan tawuran setelah sebelumnya ada permasalahan,” kata Budi.

2. Korban dikeroyok dan dibacok celurit

Ilustrasi pemukulan (unsplash.com/Dan burton)
Ilustrasi pemukulan (unsplash.com/Dan burton)

Bentrok antar kelompok tak terhindarkan. Dalam peristiwa itu, korban menjadi sasaran pengeroyokan.

Polisi menyebut korban diserang menggunakan senjata tajam jenis celurit oleh beberapa pelaku. Ia mengalami luka serius di bagian kepala dan punggung hingga tersungkur.

Korban sempat dibawa keluarga ke Rumah Sakit Immanuel Bandung, namun nyawanya tidak tertolong.

Seusai kejadian, para pelaku melarikan diri. Salah satu terduga pelaku sempat diamankan warga dan diserahkan ke polisi.

3. Satu pelaku anak di bawah umur ditangkap, lainnya diburu

Ilustrasi pemukulan. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi pemukulan. (IDN Times/Aditya Pratama)

Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap seorang pelaku berinisial MT yang masih di bawah umur. Statusnya anak yang berkonflik dengan hukum dan perkaranya telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Selain itu, aparat juga mengamankan barang bukti balok kayu yang dipakai saat pengeroyokan, sementara senjata tajam masih dalam pencarian.

Polisi kini masih memburu pelaku utama lainnya yang terlibat dalam aksi tersebut.

“Saat ini beberapa orang masih dalam pengejaran,” kata Budi.

Kepolisian memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan, termasuk penerapan sistem peradilan anak bagi tersangka yang masih di bawah umur.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Kepuasan Kinerja Kinerja KDM Tinggi, Pengamat: Ada Faktor 'Bapa Aing'

17 Feb 2026, 13:55 WIBNews