Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polisi Perpanjang Durasi Lampu Hijau Antisipasi Kemacetan di Bandung

IMG_20260216_090821.jpg
Polisi patroli awasi penumpukan kendaraan yang melintas di Tol Pasteur Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya sih...
  • Pengaturan durasi lampu hijau di Bandung diperpanjang untuk mengurai kemacetan selama libur panjang.
  • Polisi melakukan pengawasan hingga libur panjang usai, meningkatkan patroli di titik rawan macet, dan berkoordinasi lintas Polres.
  • Skema one way situasional dan penyesuaian durasi lampu lalu lintas menjadi strategi utama dalam mengatasi kemacetan di Bandung.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Untuk mengantisipasi kemacetan selama long weekend 13 hingg 15 Februari 2026, jajaran Polrestabes Bandung menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di titik-titik padat di Bandung.

Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif menjelaskan, pengaturan manual oleh petugas di lapangan serta penyesuaian durasi lampu lalu lintas menjadi strategi utama dalam mengurai antrean kendaraan.

Di kawasan Pasteur misalnya, ketika terjadi kepadatan panjang dari arah Jakarta yang keluar tol, durasi lampu hijau menuju pusat kota diperpanjang untuk mempercepat pergerakan kendaraan.

“Apabila terjadi kepadatan dan ekor memanjang dari arah Jakarta keluar Tol Pasteur, kami prioritaskan lampu traffic light yang mengarah masuk ke dalam kota,” kata dia, Senin (16/2/2026).

1. Pengawasan dilakukan hingga libur panjang usai

IMG_20260216_090746.jpg
Pergerakan kendaraan ke Kota Bandung meningkat efek libur panjang. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sebaliknya, saat terjadi lonjakan kendaraan yang hendak keluar Kota Bandung menuju Jakarta, prioritas diberikan pada arus keluar kota. Penyesuaian ini bahkan dilakukan hingga kawasan Layang Pasupati untuk menjaga kelancaran arus balik.

Selain pengaturan lampu lalu lintas, kepolisian juga menyiapkan skema one way situasional bekerja sama dengan Polres Cimahi. Sistem ini diberlakukan jika volume kendaraan meningkat drastis dan berpotensi menimbulkan stagnasi arus.

Hudi mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara. Ia meminta pengendara mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat.

“Kami harapkan masyarakat yang memasuki wilayah Kota Bandung tetap berhati-hati, patuhi aturan, dan ikuti isyarat petugas agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujarnya.

Polrestabes Bandung memastikan pemantauan arus lalu lintas akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar kembali normal pascalibur panjang.

2. Tingkatkan patroli di titik rawan macet

IMG_20260216_091023.jpg
IDN Times/Debbie Sutrisno

Aparat kepolisian pun bakal melakukan antisipasi kepadatan arus kendaraan di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Bandung. Titik kepadatan yang menjadi perhatian, di antaranya di pintu-pintu keluar tol dan juga sejumlah kawasan wisata yang ada di Kota Bandung.

Sejak akhir pekan kemarin terjadi peningkatan volume kendaraan sejak awal libur panjang dimulai, yaitu sejak Jumat 13 Februari 2026. Jajarannya pun telah bersiaga di titik rawan kemacetan untuk melakukan pengaturan arus kendaraan.

"Yang pertama di pintu-pintu keluar tol seperti yang ada di saat ini kita berdiri, di keluar pintu tol Pasteur dan juga jalur-jalur menuju arah wisata di Jalan Setiabudi, dan juga di sekitaran mall-mall besar yang ada di Kota Bandung, yang menjadi tujuan wisata dan juga masyarakat untuk melaksanakan aktivitas," ucap Hudi.

3. Koordinasi lintas Polres

Kawasan parkir liar di Jalan POM IX dan Jalan Pimpong di Kawasan Angkatan 45 Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Kawasan parkir liar di Jalan POM IX dan Jalan Pimpong di Kawasan Angkatan 45 Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Hudi mengatakan, ia telah merencanakan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurai kemacetan. Ia juga telah berkoordinasi lintas polres untuk mencegah terjadinya kepadatan arus kendaraan di kawasan perbatasan Kota Bandung.

"Dengan jajaran Polres Cimahi, di mana kendaraan masyarakat yang mengarah ke tempat wisata Lembang, kami lakukan koordinasi kalau memang arus lalu lintas, baik itu untuk yang naik ke atas dari Kota Bandung maupun nanti yang turun," ujar Hudi.

Menurutnya, antisipasi dengan menerapkan rekayasa lalu lintas tidak menutup kemungkinan untuk dilaksanakan. Rekayasa dilakukan di sejumlah titik rawan kemacetan yang ada di Kota Bandung.

"Kami laksanakan di titik-titik macet juga seperti pengaturan manual dan juga prioritas lampu traffic light seperti di Pasteur. Ketika jumlah kendaraan yang dari arah Jakarta, yang keluar tol Pasteur terjadi kepadatan, ekor memanjang, kami prioritaskan durasi lampu traffic light yang mengarah masuk dalam kota diperpanjang," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Pemkot Bandung Bantah Kabar Status Cagar Budaya Smansa Dicabut

16 Feb 2026, 13:13 WIBNews