Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pasar Crypto Anjlok 50 Persen, Pintu Futures Perketat Manajemen Risiko

WhatsApp Image 2026-02-16 at 11.41.04.jpeg
Dok IDN Times
Intinya sih...
  • Fitur take profit dan stop loss otomatis membantu trader mengontrol kerugian dan keuntungan tanpa harus memantau pasar terus-menerus.
  • Trader dapat mengatur leverage hingga 25 kali sesuai dengan toleransi risiko pribadi untuk memperluas strategi trading.
  • Fitur price protection, IM buffer, dan stop order membantu trader mengantisipasi pergerakan harga ekstrem dan likuidasi posisi saat pasar volatil.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times – Pasar kripto kembali memasuki fase volatilitas tinggi. Setelah sempat mencetak rekor harga di kisaran USD 126.210 pada Oktober 2025, Bitcoin (BTC) kini terkoreksi hampir 50 persen dan berada di level sekitar USD 68.000 per 16 Februari 2026.

Tekanan harga ini mendorong sebagian trader melirik instrumen derivatif crypto sebagai alternatif strategi, baik untuk memanfaatkan tren turun maupun naik. Namun di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, manajemen risiko menjadi aspek krusial yang tak bisa diabaikan.

Produk trading derivatif milik PT Pintu Kemana Saja melalui layanan Pintu Futures menghadirkan sejumlah fitur untuk membantu trader mengontrol risiko. Platform ini telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad mengatakan, trading derivatif tidak hanya berorientasi pada potensi profit, tetapi juga pada kemampuan mengantisipasi risiko.

“Trading derivatif crypto tidak hanya soal mengejar potensi keuntungan, tapi juga tentang bagaimana seorang trader perlu mengontrol dan mengantisipasi risiko. Sepanjang 2025 kami terus menghadirkan fitur inovatif untuk mendukung manajemen risiko trading derivatif,” ujarnya.

1. Take profit dan stop loss otomatis

Ilustrasi Chart Crypto (pexels.com/Arturo A)
Ilustrasi Chart Crypto (pexels.com/Arturo A)

Fitur ini memungkinkan trader menentukan target keuntungan dan batas kerugian sejak awal. Ketika harga menyentuh level yang ditentukan, sistem akan otomatis menutup posisi.

Dengan mekanisme ini, trader tidak perlu memantau pasar secara terus-menerus dan dapat meminimalisir kerugian akibat pergerakan harga ekstrem.

2. Adjustable leverage hingga 25 kali

Ilustrasi pasar crypto (pexels.com/Alesia Kozik)
Ilustrasi pasar crypto (pexels.com/Alesia Kozik)

Trader dapat mengatur leverage mulai dari 1x hingga 25x sesuai profil risiko masing-masing. Pengaturan fleksibel ini memberikan ruang strategi lebih luas, namun tetap perlu disesuaikan dengan toleransi risiko pribadi.

Leverage tinggi memang berpotensi meningkatkan keuntungan, tetapi juga memperbesar risiko likuidasi.

3. Price protection, IM Buffer, dan stop order

Ilustrasi pria memegang coin (pexels.com/Crypto Crow)
Ilustrasi pria memegang coin (pexels.com/Crypto Crow)

Fitur Price Protection berfungsi membatasi dampak slippage saat pasar sangat volatil. Trader dapat mengatur toleransi deviasi harga, misalnya 0,2 persen hingga 2,5 persen.

Selain itu, Initial Margin (IM) Buffer memungkinkan pengguna menambahkan margin cadangan agar posisi tidak cepat terkena likuidasi saat pasar bergerak berlawanan.

Terakhir, Stop Order membantu trader mengeksekusi order otomatis ketika harga mencapai level tertentu berdasarkan analisis teknikal. Fitur ini efektif untuk strategi entry maupun exit tanpa harus terus memantau grafik harga.

Mengutip data dari Coinglass, ketika harga BTC sempat turun ke level USD 60.000 pada 6 Februari 2026, pasar crypto mengalami gelombang likuidasi hingga USD 4,85 miliar. Pada periode yang sama, indeks fear & greed anjlok ke angka 6, level terendah di awal 2026.

Iskandar menambahkan, derivatif crypto memberi fleksibilitas bagi trader untuk mengambil posisi long saat yakin harga naik atau short ketika memperkirakan harga turun. Namun ia menegaskan, instrumen ini termasuk kategori high risk high return.

“Selain terdapat fitur untuk manajemen risiko, menganalisis kondisi pasar dan menambah informasi juga sangat penting. Semua informasi mengenai kondisi pasar dan tips trading derivatif crypto kami berikan lewat platform edukasi Pintu Academy dan Pintu News,” tutupnya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Pemkot Bandung Bantah Kabar Status Cagar Budaya Smansa Dicabut

16 Feb 2026, 13:13 WIBNews