Imlek Bikin Cirebon Kebanjiran Penumpang Kereta

- Arus masuk lebih tinggi
- Kapasitas kursi disiapkan hampir 30 ribu
- Tujuh perjalanan aktif selama libur
Cirebon, IDN Times - Wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mengalami lonjakan penumpang pada tiga hari pertama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Selama 13–15 Februari 2026, jumlah penumpang yang tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop ini tercatat sebanyak 18.394 orang, lebih tinggi dibandingkan 16.366 penumpang yang berangkat ke berbagai kota tujuan.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibuddin, mengatakan peningkatan mobilitas tersebut mencerminkan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat pada awal masa libur.
“Arus kedatangan masih lebih dominan dibandingkan keberangkatan dalam tiga hari pertama,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
1. Arus masuk lebih tinggi

Secara rata-rata, kata Muhibuddin, jumlah penumpang yang tiba selama tiga hari awal tercatat sekitar 6.131 orang per hari. Sementara itu, angka keberangkatan berkisar 5.455 orang per hari. Perbedaan rata-rata harian tersebut memperlihatkan kecenderungan Cirebon menjadi tujuan perjalanan, bukan sekadar titik transit.
Dominasi arus masuk ini umumnya berkaitan dengan perjalanan keluarga, kunjungan wisata, maupun aktivitas ekonomi yang meningkat saat libur panjang. Meski demikian, data tersebut masih bersifat sementara karena periode layanan libur panjang berlangsung hingga 18 Februari 2026.
"Kami mencatat tren pergerakan pada awal long weekend bertepatan dengan akhir pekan, sehingga permintaan perjalanan mengalami akselerasi dalam waktu singkat," ujarnya.
2. Kapasitas kursi disiapkan hampir 30 ribu

Muhibbuddin mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode 13–18 Februari 2026, Daop 3 menyiapkan total 29.945 tempat duduk bagi penumpang yang berangkat dari stasiun di wilayahnya. Rata-rata tersedia sekitar 5.000 kursi per hari.
Penyediaan kapasitas tersebut disesuaikan dengan pola permintaan musiman yang biasanya meningkat saat hari besar dan libur panjang. Meski angka okupansi keseluruhan selama enam hari belum dirilis, realisasi tiga hari awal menjadi indikator awal tingginya kebutuhan perjalanan.
"Selain layanan keberangkatan, lalu lintas kereta yang melintas di wilayah Daop 3 juga terpantau padat. Tercatat sebanyak 144 perjalanan kereta api melintas setiap hari, baik kereta jarak jauh maupun menengah," katanya.
3. Tujuh perjalanan aktif selama libur

Muhibbuddin pun menambahkan, terdapat tujuh perjalanan kereta api yang diberangkatkan dari wilayah Daop 3 untuk melayani masa libur panjang. Rinciannya terdiri atas enam perjalanan reguler dan satu perjalanan tambahan yang dioperasikan guna menyesuaikan kebutuhan.
Kondisi tersebut menempatkan Cirebon sebagai salah satu simpul penting pergerakan penumpang di jalur utara Pulau Jawa. Tingginya arus kedatangan pada awal periode libur turut berdampak pada aktivitas ekonomi lokal, terutama sektor transportasi lanjutan, perhotelan, kuliner, hingga perdagangan ritel.
Muhibuddin menambahkan, data tiga hari pertama belum merepresentasikan keseluruhan periode libur hingga 18 Februari 2026. Namun tren awal menunjukkan intensitas mobilitas yang relatif tinggi pada awal long weekend.
“Data ini masih bersifat sementara, tetapi gambaran awal memperlihatkan peningkatan mobilitas masyarakat menuju Cirebon dan sekitarnya,” katanya.


















