Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Truk Tangki 32 Ribu Liter Tiner Terbakar di Tol Cipali

IMG_20260218_114524.jpg
Kebakaran hebat terjadi pada sebuah truk tangki bermuatan 32.000 liter tiner di ruas Tol Cipali KM 185, wilayah Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Rabu (18/2/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.15 WIB itu menghanguskan seluruh badan kendaraan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Intinya sih...
  • Kobaran api cepat membesar karena truk membawa tiner dalam jumlah besar
  • Petugas menggunakan cairan foam sekbanyak 50 liter guna mempercepat proses pemadaman api
  • Apo diduga berasal dari percikan di roda belakang sebelah kiri akibat gesekan klaher roda yang macetB
  • Bahan tiner memiliki tingkat volatilitas tinggi sehingga sangat rentan terhadap percikan api
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cirebon, IDN Times - Kebakaran hebat terjadi pada sebuah truk tangki bermuatan 32.000 liter tiner di ruas Tol Cipali KM 185, wilayah Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Rabu (18/2/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.15 WIB itu menghanguskan seluruh badan kendaraan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan pihaknya menerima laporan dari pengelola tol pada pukul 05.25 WIB. Laporan menyebutkan satu unit truk Hino tangki bernomor polisi B 9802 UFV terbakar di lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, tim dari Sektor Palimanan langsung diberangkatkan pukul 05.28 WIB dan tiba di lokasi tujuh menit kemudian. Saat tiba, api sudah dalam kondisi besar,” ujar Eno melalui pesan singkat, Rabu (18/3/2026).

1. Api Cepat Membesar, Lima Unit Dikerahkan

IMG_20260218_114634.jpg
Kebakaran hebat terjadi pada sebuah truk tangki bermuatan 32.000 liter tiner di ruas Tol Cipali KM 185, wilayah Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Rabu (18/2/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.15 WIB itu menghanguskan seluruh badan kendaraan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Menurut Eno, kobaran api cepat membesar karena truk membawa bahan mudah terbakar berupa tiner dalam jumlah besar. Untuk mencegah penyebaran api dan memastikan proses pemadaman berjalan optimal, pihaknya meminta bantuan tambahan dari sejumlah sektor terdekat.

Sebanyak lima unit mobil pancar dikerahkan ke lokasi, masing-masing dari Pos Sektor Palimanan, Weru, Arjawinagun, dan Sumber. Selain itu, petugas juga menggunakan cairan foam sekitar 50 liter guna mempercepat proses pemadaman api pada bahan kimia yang mudah terbakar.

Dalam proses tersebut, petugas menghabiskan kurang lebih 50.000 liter air. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 08.29 WIB, atau sekitar tiga jam setelah kejadian. Selanjutnya dilakukan proses pendinginan hingga pukul 08.50 WIB untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

“Pendinginan sangat penting dalam kasus kebakaran bahan kimia seperti ini. Kami pastikan seluruh titik benar-benar aman sebelum petugas kembali ke pos masing-masing,” katanya.

2. Dugaan Penyebab Kebakaran

ilustrasi kebakaran (pexels.com/enric)
ilustrasi kebakaran (pexels.com/enric)

Berdasarkan keterangan sementara dari pengemudi truk bernama Agus Kurniawan, api diduga berasal dari percikan di roda belakang sebelah kiri. Diduga terjadi gesekan akibat klaher roda yang macet sehingga menimbulkan panas dan percikan api.

Percikan tersebut kemudian menyambar ban dan dengan cepat menjalar ke tangki yang berisi tiner. Karena muatan bersifat sangat mudah terbakar, api langsung membesar dan melahap seluruh badan kendaraan.

Eno menjelaskan, bahan tiner memiliki tingkat volatilitas tinggi sehingga sangat rentan terhadap percikan api sekecil apa pun. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman menjadi lebih menantang dibandingkan kebakaran kendaraan biasa.

“Kendala utama di lapangan adalah ketersediaan sumber air yang memadai. Namun berkat koordinasi cepat antarpos dan dukungan armada tambahan, api dapat dikendalikan,” ujarnya.

3. Tidak Ada Korban Jiwa

ilustrasi kebakaran (pexels.com/Alexandre P. junior)
ilustrasi kebakaran (pexels.com/Alexandre P. junior)

Meski truk hangus terbakar, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Pengemudi berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Hingga saat ini, total kerugian material masih dalam proses pendataan.

Setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali, seluruh personel dan armada kembali ke pos masing-masing. Satu personel tetap disiagakan di pos sektor untuk mengantisipasi kejadian lain.

Eno mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan bahan berbahaya dan mudah terbakar, untuk rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum beroperasi. “Pemeriksaan rutin pada sistem roda, rem, dan komponen vital lainnya sangat penting untuk mencegah kejadian serupa. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

ASN Pemprov Jabar 'Kedul' Selama Ramadan Akan Disanksi

18 Feb 2026, 14:48 WIBNews