Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ribuan Knalpot Brong Dimusnahkan, Mayoritas Dipakai Motor Pelajar

IMG-20260218-WA0030.jpg
Pemusnahan knalpot brong di Polda Jabar. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya sih...
  • Penertiban knalpot brong jelang Ramadan dan Idul Fitri untuk menjaga ketertiban masyarakat
  • Kebisingan knalpot brong dapat memicu konflik sosial dan menimbulkan keresahan publik
  • Mayoritas pengguna knalpot brong adalah pelajar, produksi masih didata untuk mengurangi polusi suara
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Polda Jawa Barat memusnahkan ribuan knalpot nonstandar atau knalpot brong hasil penindakan sejak Operasi Zebra Lodaya 2025. Pemusnahan dilakukan di Mapolda Jabar, Rabu (18/2/2026), sebagai upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, total 4.599 knalpot dimusnahkan setelah diamankan dari berbagai wilayah di Jawa Barat sepanjang November 2025 hingga Januari 2026.

“Hari ini kita melaksanakan pemusnahan knalpot non standar atau knalpot brong. Ini hasil penindakan anggota lalu lintas Polda Jabar dan jajaran polres, jumlahnya sekitar 4.599 buah dan sudah dimusnahkan,” kata Raydian.

1. Penertiban berlanjut jelang Ramadan dan Idul Fitri

IMG_20260218_083914_1.jpg
Polda Jabar Sita 4.500 Knalpot Bising dan 28,9 Kg Sabu Selama 2025. IDN Times/Debbie Sutrisno

Raydian menegaskan penindakan tidak berhenti pada pemusnahan kali ini. Polisi akan terus melakukan razia, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Menurutnya, penggunaan knalpot nonstandar melanggar aturan lalu lintas sekaligus menimbulkan keresahan publik karena kebisingan yang dihasilkan.

“Kita ingin masyarakat merasa nyaman. Penertiban ini akan terus berjalan,” ujarnya.

2. Kebisingan dinilai picu konflik sosial

IMG_20260218_084013.jpg
Polda Jabar Sita 4.500 Knalpot Bising dan 28,9 Kg Sabu Selama 2025. IDN Times/Debbie Sutrisno

Polda Jabar menilai knalpot brong bukan hanya persoalan teknis kendaraan. Kebisingan yang ditimbulkan dapat memicu emosi pengguna jalan maupun warga sekitar.

Raydian menyebut kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gesekan hingga konflik sosial.

“Kebisingan bisa meningkatkan emosi pendengarnya, termasuk pengendara lain. Dari situ bisa muncul konflik sosial, dan itu yang kita cegah,” katanya.

3. Banyak digunakan pelajar, produksi masih didata

IMG_20260218_083843.jpg
Polda Jabar Sita 4.500 Knalpot Bising dan 28,9 Kg Sabu Selama 2025. IDN Times/Debbie Sutrisno

Dari hasil penindakan, mayoritas pengguna knalpot brong berasal dari kalangan milenial dan Gen Z, termasuk pelajar. Polisi juga menemukan penggunaan terbanyak di wilayah Kota Bandung.

Peredaran knalpot nonstandar disebut tidak hanya berasal dari dalam Jawa Barat. Karena itu, Polda Jabar berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menekan distribusi dari sisi produksi dan perdagangan.

Raydian menegaskan pemusnahan ini bertujuan mengurangi polusi suara sekaligus menjaga keamanan masyarakat.

“Langkah ini untuk memastikan Jawa Barat tetap aman dan nyaman bagi semua warga,” pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

ASN Pemprov Jabar 'Kedul' Selama Ramadan Akan Disanksi

18 Feb 2026, 14:48 WIBNews