Tokocrypto Rampungkan Migrasi ke Ekosistem ICEX Group

- Tokocrypto resmi menyelesaikan migrasi ke ekosistem ICEX Group pada 18 Juni 2026, menjadikannya PAKD kelima yang bergabung untuk memperkuat infrastruktur pasar aset keuangan digital nasional.
- Data OJK menunjukkan nilai transaksi kripto April 2026 mencapai Rp22,98 triliun, menandakan tren positif dan meningkatnya minat masyarakat terhadap aset digital di Indonesia.
- ICEX Group akan melanjutkan onboarding bagi pelaku industri lain secara bertahap guna memperluas integrasi ekosistem aset digital yang transparan, efisien, dan sesuai regulasi.
Bandung, IDN Times - Tokocrypto resmi menyelesaikan proses migrasi ke ekosistem ICEX Group pada 18 Juni 2026. Langkah ini memantapkan Tokocrypto sebagai perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) kelima yang bergabung dalam ekosistem tersebut.
Sebelumnya, empat PAKD lain yang telah lebih dulu menyelesaikan proses migrasi adalah OSL Indonesia, Upbit Indonesia, Nanovest, dan Mobee. Sejumlah pelaku industri lainnya juga dijadwalkan mengikuti proses transisi dalam waktu mendatang.
Migrasi dilakukan sebagai bagian dari proses onboarding bertahap yang dijalankan ICEX Group untuk mengintegrasikan para PAKD pendiri ke dalam satu ekosistem yang terkoordinasi. Langkah ini disebut bertujuan menjaga keberlangsungan layanan, akses pasar, serta perlindungan aset pelanggan sesuai regulasi yang berlaku.
Di tengah proses integrasi tersebut, industri aset keuangan digital nasional juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto di pasar spot pada April 2026 mencapai Rp22,98 triliun atau naik 2,86 persen dibandingkan Maret 2026 yang sebesar Rp22,34 triliun.
1. Lima PAKD kini tergabung dalam ekosistem ICEX Group

Bergabungnya Tokocrypto menambah jumlah perusahaan yang telah menyelesaikan migrasi ke ekosistem ICEX Group menjadi lima PAKD. Kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut dinilai menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pasar aset keuangan digital yang terintegrasi.
CEO ICEX Group, Kai Hamza, mengatakan proses migrasi yang dilakukan sejumlah pelaku industri menunjukkan adanya komitmen bersama untuk membangun ekosistem aset digital yang lebih kuat dan sesuai regulasi.
"Kami menyambut baik bergabungnya Tokocrypto ke dalam ekosistem ICEX Group. Dengan telah bergabungnya lima PAKD hingga saat ini, kami melihat momentum positif bagi penguatan infrastruktur pasar aset keuangan digital Indonesia," kata Kai, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Selasa (23/6/2026).
Menurut Kai, fokus utama ICEX Group saat ini adalah membangun ekosistem yang mengedepankan integritas pasar, efisiensi operasional, perlindungan investor, dan kepatuhan terhadap regulasi.
2. Pertumbuhan industri kripto terus menunjukkan tren positif

Penguatan ekosistem aset digital terjadi di tengah meningkatnya aktivitas transaksi kripto di Indonesia. Berdasarkan data OJK, total nilai transaksi aset kripto secara year-to-date (YTD) hingga April 2026 mencapai Rp99,01 triliun atau hampir menembus Rp100 triliun dalam empat bulan pertama tahun ini.
Peningkatan tersebut sejalan dengan bertambahnya jumlah investor aset kripto di Indonesia. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa minat masyarakat terhadap instrumen aset digital masih terus tumbuh.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai proses migrasi ke ICEX Group menjadi langkah strategis bagi perusahaan untuk memperluas kontribusi dalam pengembangan industri aset digital nasional.
"Kami menyambut baik selesainya proses migrasi ke ekosistem ICEX Group. Industri aset keuangan digital nasional dan memperkuat ekosistem pasar yang semakin terintegrasi," tutur Calvin.
Menurut Calvin, kolaborasi antar pelaku industri serta dukungan infrastruktur pasar akan menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri aset digital di masa mendatang.
3. ICEX Group lanjutkan onboarding pelaku industri lainnya

Saat ini ICEX Group beroperasi melalui tiga entitas berlisensi yang membentuk ekosistem infrastruktur aset keuangan digital terintegrasi. Ketiga entitas tersebut terdiri dari Indonesia Crypto Exchange (ICEX) sebagai bursa aset keuangan digital, Crypto Asset Clearing International (CACI) sebagai lembaga kliring, dan International Crypto Custodian (ICC) sebagai pengelola tempat penyimpanan aset.
Ke depan, ICEX Group berencana melanjutkan proses onboarding bagi PAKD pendiri lainnya secara bertahap sesuai kesiapan operasional dan ketentuan regulator. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas integrasi pelaku industri dalam satu ekosistem yang terhubung.
"Kami percaya kolaborasi antar pelaku industri, dukungan infrastruktur pasar, serta inovasi berkelanjutan akan menjadi fondasi penting bagi perkembangan ekosistem aset digital Indonesia ke depan," ujar Calvin.
Dengan semakin banyaknya perusahaan yang bergabung, ICEX Group optimistis dapat berkontribusi dalam memperkuat fondasi pasar aset keuangan digital nasional agar semakin matang, transparan, serta memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat global.


















