Tim SAR Gabungan Temukan Dua Bodypack Korban Longsor Cisarua

- Tim SAR Gabungan menemukan dua bodypack korban longsor di Cisarua, Bandung Barat.
- Penemuan bodypack terjadi di area worksite A3 pada pukul 12.26 WIB dan worksite A2 pada pukul 13.45 WIB.
- Petugas akan melakukan pendataan dan pendalaman lebih lanjut terhadap barang-barang yang ditemukan untuk membantu operasi pencarian korban longsor.
Bandung, IDN Times - Tim SAR Gabungan kembali menemukan barang milik korban dalam operasi pencarian bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (30/1/2026). Hingga pukul 13.48 WIB, dua bodypack berhasil ditemukan di dua titik lokasi berbeda.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian menuturkan bahwa penemuan tersebut terjadi saat tim melakukan penyisiran di area worksite.
“Hingga pukul 13.48 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan dua bodypack,” ujar Ade Dian dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, bodypack pertama ditemukan pada pukul 12.26 WIB di area worksite A3. Selanjutnya, bodypack kedua ditemukan pada pukul 13.45 WIB di area worksite A2.
“Satu bodypack ditemukan di worksite A3 pada pukul 12.26 WIB dan satu bodypack lainnya ditemukan di worksite A2 pada pukul 13.45 WIB,” jelasnya.
Penemuan barang-barang tersebut langsung diamankan oleh petugas untuk dilakukan pendataan dan pendalaman lebih lanjut. Operasi SAR di lokasi longsor masih terus dilanjutkan dengan melibatkan Tim SAR Gabungan guna mencari korban yang masih diduga tertimbun material longsoran.
Ade menegaskan, proses pencarian akan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel serta menyesuaikan kondisi cuaca dan medan di lapangan.
Sebelumnya, Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Y. Bramantyo N, menyampaikan bahwa seluruh personel telah dikonsolidasikan sejak pagi untuk melanjutkan operasi.
“Hari ini kita mengkonsolidasikan seluruh personel di hari ke-7 pelaksanaan operasi tanah longsor di Kecamatan Cisarua,” ujarnya.
Ia menyebut bahwa faktor cuaca menjadi kendala utama pada hari-hari sebelumnya. Meski demikian, Basarnas tetap berupaya menjalankan operasi secara optimal.
“Kemarin kegiatan cukup terhambat oleh cuaca. Mudah-mudahan hari ini cuaca lebih baik dan memungkinkan kita bekerja lebih maksimal,” katanya.
Sebagai bentuk keseriusan dalam upaya penanganan bencana, Basarnas juga menambah dukungan peralatan di lapangan.
“Pagi ini kita mendapat tambahan dua alat berat excavator PC 200 yang akan digeser ke perbatasan sektor A2 dan A3,” jelas Bramantyo.
Ia menegaskan bahwa pembagian personel di tiap sektor tetap sama agar ritme kerja tidak terganggu. Sedangkan untuk personel tidak ada perubahan perkuatan dan pembagian sektor masih sama seperti kemarin.
“Kami mohon doa dari rekan-rekan semua, semoga apa yang kita kerjakan bisa berjalan maksimal dan memberikan hasil untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana ini,” tutupnya.


















