Bandung, IDN Times - Polrestabes Bandung masih mendalami penyebab kematian seorang wanita yang jasadnya ditemukan di sebuah kamar indekos di Kota Bandung. Polisi belum menyimpulkan adanya tindak kekerasan karena hasil autopsi awal tidak menemukan luka maupun tanda kekerasan luar pada tubuh korban.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, penyidik kini menunggu hasil uji toksikologi dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Pemeriksaan tersebut dilakukan terhadap sampel organ dalam korban untuk mengetahui kemungkinan adanya zat beracun atau senyawa lain yang menyebabkan kematian.
"Kita masih menunggu hasil autopsi dan hasil lab untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Karena saya tidak bisa berasumsi, kita harus benar-benar scientific investigation," ujar Anton di Lapangan Tegalega Bandung, Rabu (9/9/2026).
