Bandung, IDN Times - Sebuah video lama berjudul 'Erika' yang disenandungan himpunan mahasiswa tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB) viral di media sosial. Lirik-lirik lagu tersebut dianggap melecehkan perempuan.
Terkait hal ini, HMT ITB telah memberikan klarifikasi secara langsung melalui akun Instagramnya. HMT meminta maaf atas tas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Himpunan sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan.
Mereka menyampaikan bahwa Orkes Semi Dangdut HMT-ITB (OSD) merupakan salah satu unit kegiatan yang berada dalam lingkup HMT-ITB yang telah berdiri sejak tahun 1970-an dan untuk lagu berjudul “Erika” dibuat pada tahun 1980-an.
"Kami menyadari bahwa ini merupakan suatu kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini," kutip IDN Times dari siaran pers tersebut.
