Kuningan, IDN Times - Pengawasan di kawasan Gunung Ciremai diperketat menyusul kebakaran hutan dan lahan yang menghanguskan sekitar 14,9 hektare area Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada Juli 2026.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan kawasan Gunung Ciremai memiliki posisi strategis sebagai wilayah konservasi yang menopang keseimbangan lingkungan sekaligus menjadi sumber cadangan air bagi masyarakat di kawasan Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).
Karena itu, perlindungan kawasan hutan harus menjadi prioritas bersama, terutama pada musim kemarau yang identik dengan meningkatnya risiko kebakaran.
“Karhutla yang sering terjadi setiap tahun jangan dianggap sebagai hal biasa. Justru kondisi ini harus menjadi pengingat agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan sebelum kebakaran meluas,” kata Dian, Kamis (6/8/2026).
