Ilustrasi bayi di rumah sakit (freepik.com/KamranAydinov)
Sebelumnya, jagat media sosial kembali dihebohkan dengan adanya sebuah video dari salah seorang ibu yang mengaku bayinya hampir ditukar kepada orang lain di Rumah Sakit (RS) Hasan Sadikin, Kota Bandung. Peristiwa itu terjadi saat sang anak menjalani perawatan di rumah sakit milik Kemenkes itu.
Perempuan yang diketahui bernama Nina Saleha ini mengatakan, peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh perawat yang bertugas di NICU, Gedung Kesehatan Ibu dan Anak RSHS Bandung. Dia pun menceritakan semuanya di media sosial TikTok.
Ceritanya bermula saat Nina yang sedang menunggu bayinya keluar dari ruang perawatan. Dia yang sudah selesai memandikan, lantas menunggu keluar karena bayinya sudah bisa pulang, setelah beberapa hari menjalani perawatan.
Saat sedang menunggu, Nina mengetahui ada ibu bayi lainnya yang menunggu kepulangan anaknya, tetapi batal karena ada masalah di paru-parunya. Karena namanya tak kunjung dipanggil perawat, Nina pergi mencari makan. Namun, dia punya firasat buruk ketika pergi makan.
Semua pernyataan yang keluar dari mulut Nina, disampaikan dengan bahasa Sunda, yang pada intinya dia merasa kecewa dengan peristiwa tersebut.
"Saya tidak menerima dengan pelayanan perawat RS Hasan Sdikin, tega sekali anak saya diberikan kepada orang lain. Orang itu, sudah tahu saya memandikan anak sejak subuh, bawa baju, kan RS menyarankan untuk membawa baju bayi, terus si teteh itu datangnya siang, saya nunggu lama dan kenapa tidak dipanggil-panggil, kenapa si teteh itu sudah dipanggil, kan anak saya jadwalnya pulang, sudah dinyatakan sehat, sedangkan si teteh itu anaknya alami kebocoran paru-paru" ujar Nina.