Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[QUIZ] KDM Rem Komersialisasi Air Pegunungan, Tepat atau Berlebihan?

Jalur pendakian Gunung Ciremai via Palutungan di Kabupaten Kuningan
Jalur pendakian Gunung Ciremai via Palutungan di Kabupaten Kuningan

Air pegunungan kerap dianggap sebagai sumber daya yang tak pernah habis. Jernih, segar, dan bernilai ekonomi tinggi, air dari kawasan Gunung Ciremai selama ini dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, termasuk komersial. Namun, di balik botol-botol air yang beredar luas, tersimpan persoalan yang tak selalu terlihat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui KDM kini mengambil langkah tegas. Setelah ditemukan sejumlah pelanggaran, komersialisasi air dari kawasan Gunung Ciremai dibatasi. Alasannya bukan sekadar administrasi, melainkan upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber air bagi masyarakat sekitar.

Kebijakan ini pun memicu perdebatan. Di satu sisi, perlindungan lingkungan dianggap mutlak. Di sisi lain, pembatasan ini berdampak pada pelaku usaha dan rantai ekonomi yang telah berjalan lama.

Kalau kamu berada di posisi pengambil kebijakan atau warga terdampak, keputusan ini kamu anggap sebagai langkah penyelamatan alam, atau justru pembatasan yang terlalu jauh? Ikuti kuis ini dan lihat di mana posisi pandanganmu.

Question 1 / 3
0 / 3quiz has been answered.
Ilustrasi Gunung Ciremai diyakini sebagai surga energi yang masih tertidur (commons.wikimedia.org/Sfw_2503)

Bagaimana Kamu memandang pentingnya izin resmi dalam pemanfaatan air di kawasan Gunung Ciremai?

Gunung Ciremai. (IDN Times/Wildan Ibnu)

Sangat penting, izin resmi menjamin pengelolaan air yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Ilustrasi pendaki Gunung Ciremai. Instagram/@gunung_ciremai.

Sebaiknya tidak ribet, yang penting air tersedia meski tanpa izin resmi.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Setahun MBG di Majalengka: Dapur Banyak, Manfaat Belum Merata

23 Jan 2026, 14:43 WIBNews