Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jelang Arus Mudik, Bus Angkutan Umum di Cirebon Mulai Diperiksa Ketat

Jelang Arus Mudik, Bus Angkutan Umum di Cirebon Mulai Diperiksa Ketat
Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan kesiapan angkutan umum untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap armada angkutan umum serta menyiagakan petugas lalu lintas mulai H-7 hingga H+7 Lebaran guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik.
Intinya Sih
  • Pemkab Cirebon melakukan ramp check terhadap bus angkutan umum jelang Lebaran 2026 untuk memastikan kelaikan kendaraan dan keselamatan penumpang selama arus mudik dan balik.
  • Pemeriksaan dilakukan di tiga titik strategis, mencakup pengecekan dokumen, sistem pengereman, lampu, ban, serta uji kir agar armada memenuhi standar keselamatan transportasi darat.
  • Petugas Dishub disiagakan mulai H-7 hingga H+7 Lebaran di terminal dan jalur utama guna mengatur lalu lintas serta menjaga kelancaran perjalanan pemudik di wilayah Cirebon.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Cirebon, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan kesiapan angkutan umum untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap armada angkutan umum serta menyiagakan petugas lalu lintas mulai H-7 hingga H+7 Lebaran guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Dadang Raiman, mengatakan pemeriksaan kendaraan dilakukan lebih awal sebagai bentuk antisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemeriksaan itu mencakup aspek administrasi kendaraan hingga kondisi teknis armada.

“Ramp check ini kami lakukan untuk memastikan kendaraan angkutan umum benar-benar dalam kondisi layak jalan. Pemeriksaan meliputi administrasi seperti STNK, kemudian kondisi teknis seperti lampu, sistem pengereman, hingga komponen keselamatan lainnya,” kata Dadang saat ditemui di sela pemeriksaan kendaraan di Kabupaten Cirebon, Selasa (10/3/2026).

Ia menegaskan, kendaraan yang dinyatakan tidak memenuhi standar keselamatan tidak akan diizinkan beroperasi hingga dilakukan perbaikan.

“Kalau ada kendaraan yang tidak sesuai atau tidak memenuhi standar, kami minta untuk tidak beroperasi dulu. Harus diperbaiki dan dilengkapi terlebih dahulu sampai dinyatakan layak jalan,” ujarnya.

1. Pemeriksaan dilakukan di tiga titik

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menggelar ramp check atau pemeriksaan kendaraan pada momen mudik Lebaran 2025. (dok. Dishub Kota Semarang)
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menggelar ramp check atau pemeriksaan kendaraan pada momen mudik Lebaran 2025. (dok. Dishub Kota Semarang)

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan pemeriksaan kendaraan dilakukan di tiga titik strategis di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yakni di pool perusahaan otobus (PO) Sahabat, pool Bhinneka, serta Terminal Sumber.

Di lokasi tersebut, petugas Dishub memeriksa sejumlah armada bus yang akan digunakan untuk melayani angkutan mudik Lebaran. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan dokumen kendaraan hingga kondisi fisik armada.

Petugas terlihat memeriksa sistem pengereman, lampu kendaraan, kondisi ban, serta memastikan kendaraan telah menjalani uji berkala atau uji kir. Pemeriksaan ini juga bertujuan untuk memastikan kendaraan memenuhi standar keselamatan transportasi darat sebelum digunakan untuk mengangkut penumpang jarak jauh.

"Pemeriksaan di pool perusahaan otobus dipilih agar armada dapat diperiksa lebih awal sebelum beroperasi di terminal maupun di jalur mudik utama," ujar Dadang.

2. Antisipasi lonjakan pemudik

Petugas uji dari Dishub Bantul melakykan ramp check pada bus AKAP yang melayani arus mudik Lebaran di Terminal Palbapang, Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
Petugas uji dari Dishub Bantul melakykan ramp check pada bus AKAP yang melayani arus mudik Lebaran di Terminal Palbapang, Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)

Dadang menjelaskan, ramp check merupakan bagian dari langkah preventif pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diperkirakan meningkat pada musim mudik tahun ini.

Kabupaten Cirebon sendiri menjadi salah satu wilayah strategis di jalur Pantai Utara (Pantura) yang setiap tahun dilalui ribuan kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Cirebon ini merupakan daerah lintasan pemudik. Karena itu, kesiapan kendaraan dan pengawasan transportasi menjadi hal penting agar perjalanan pemudik bisa berlangsung aman dan nyaman,” katanya.

Ia menambahkan, pemeriksaan kendaraan akan terus dilakukan secara berkala selama periode persiapan mudik hingga menjelang puncak arus keberangkatan.

3. Petugas siaga selama periode Lebaran

Ramp Check Transportasi Umum di Kalimantan Timur. (IDN Times/Hilmansyah)
Ramp Check Transportasi Umum di Kalimantan Timur. (IDN Times/Hilmansyah)

Selain memastikan kelaikan kendaraan, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga menyiagakan petugas lalu lintas selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Menurut Dadang, petugas Dishub akan ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti terminal, jalur utama mudik, hingga titik rawan kemacetan untuk membantu pengaturan lalu lintas.

“Petugas akan disiagakan mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Kami akan berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik,” ujarnya.

Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah berharap arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Kabupaten Cirebon dapat berjalan lancar sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More