Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pos Indonesia Layani Hampir 14 Ribu Kiriman Kargo Haji 2026
Pos Indonesia (Dok.Istimewa)
  • Pos Indonesia mencatat 13.978 kiriman kargo haji dengan total berat 266,8 ton pada musim haji 2026, meningkat sekitar 12 persen dibanding tahun sebelumnya.
  • Keberhasilan layanan didukung jaringan logistik terintegrasi dan kolaborasi strategis dengan Garuda Indonesia untuk memastikan pengiriman efisien serta tepat waktu antara Indonesia dan Arab Saudi.
  • Pos Indonesia berkomitmen memperkuat layanan logistik internasional melalui peningkatan sistem pelacakan, optimalisasi layanan pelanggan, dan perluasan jaringan distribusi global guna mendukung ibadah haji dan umrah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times – Musim haji 2026 telah berakhir, namun aktivitas logistik yang mendukung perjalanan ibadah para jemaah menyisakan catatan positif bagi PT Pos Indonesia (Persero). Perusahaan pelat merah itu mencatat peningkatan layanan kiriman kargo haji sepanjang penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Sebanyak 13.978 kiriman berhasil dikelola dengan total berat mencapai 266.822 kilogram atau sekitar 266,8 ton. Angka tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan logistik Pos Indonesia untuk kebutuhan pengiriman barang dari dan ke Arab Saudi.

1. Pos Indonesia kelola hampir 14 ribu kiriman kargo haji

Pos Indonesia (Dok.Istimewa)

Executive Vice President Wholesale & International Business PT Pos Indonesia, Elan Pramudiansyah, mengatakan tingginya jumlah kiriman menjadi indikator meningkatnya penggunaan layanan Pos Indonesia oleh jemaah haji.

Menurutnya, layanan tersebut dimanfaatkan untuk mengirim berbagai barang, baik dari Indonesia menuju Arab Saudi maupun sebaliknya dari Tanah Suci ke Indonesia.

"Tingginya kiriman ini menjadi indikator semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan logistik Pos Indonesia dalam mendukung kebutuhan jemaah haji," ujar Elan.

Ia menyebut volume kiriman pada musim haji tahun ini meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Peningkatan tersebut dinilai menunjukkan semakin kuatnya posisi Pos Indonesia dalam mendukung kebutuhan logistik ibadah haji melalui layanan yang terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.

2. Didukung jaringan logistik dan kerja sama dengan Garuda Indonesia

Potret pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (unsplash.com/fasyahalim_)

Elan menjelaskan keberhasilan pengelolaan kiriman haji tidak terlepas dari kesiapan infrastruktur logistik yang dimiliki perusahaan, termasuk dukungan jaringan internasional yang semakin kuat.

Seluruh proses pengiriman dilakukan secara terintegrasi mulai dari penerimaan barang, pengemasan, pengiriman internasional, hingga distribusi kepada penerima di tujuan akhir.

Dengan sistem tersebut, jemaah dapat mengirim barang tanpa harus membawa beban berlebih selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Selain itu, Pos Indonesia juga menjalin kerja sama strategis dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk mendukung kelancaran distribusi logistik haji tahun 2026.

Kolaborasi tersebut memungkinkan proses pengiriman barang dari Indonesia menuju Arab Saudi berjalan lebih efisien, tepat waktu, dan sesuai standar layanan yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

3. Pos Indonesia perkuat layanan logistik internasional

Garuda Indonesia berencana tingkatkan lini bisnis kargo (dok. Garuda Indonesia)

Ke depan, Pos Indonesia berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan logistik internasional, termasuk untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Perusahaan menyiapkan sejumlah pengembangan, mulai dari peningkatan sistem pelacakan kiriman (tracking system), optimalisasi layanan pelanggan, hingga penguatan jaringan distribusi internasional.

"Kami ingin memastikan setiap kiriman memiliki tingkat keamanan dan ketepatan waktu yang tinggi. Ke depan, Pos Indonesia akan terus memperkuat kapabilitas logistik internasional agar mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," kata Elan.

Selain memudahkan jemaah, layanan kiriman haji juga dinilai berkontribusi pada penguatan ekosistem ekonomi haji nasional. Melalui jaringan logistik yang luas, Pos Indonesia membuka peluang distribusi produk nasional sekaligus memperkuat konektivitas perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi.

Saat ini Pos Indonesia terhubung dengan lebih dari 200 negara anggota Universal Postal Union (UPU). Di dalam negeri, perusahaan memiliki jaringan ribuan kantor pos dan mitra yang menjangkau hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), sehingga mampu mendukung layanan logistik nasional maupun internasional secara lebih luas.

Editorial Team

Related Article