Wakil Wali Kota Bandung Erwin. (Humas Pemkot Bandung)
Di tengah sorotan publik terhadap hubungan kedua pimpinan daerah tersebut, PKB menegaskan pembangunan Kota Bandung membutuhkan kekompakan antara wali kota dan wakil wali kota.
Unjang berharap seluruh dinamika yang berkembang bisa segera diselesaikan melalui komunikasi yang lebih terbuka sehingga perhatian pemerintah tidak tersita oleh polemik internal.
"Kami ingin semuanya tetap solid. Ke depan berbagai hal tentu akan dirapikan agar tujuan utamanya tetap membangun Kota Bandung, bukan memperbesar polemik," ujarnya.
Ia juga menilai langkah Erwin yang menyatakan akan kembali menjalankan fungsi pengawasan sebagai wakil wali kota merupakan sikap yang tepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Saya sudah membaca pernyataan Pak Erwin. Sebetulnya pernyataan beliau sudah tepat, yakni akan kembali menjalankan fungsi sesuai tugas pokok dan fungsi Wakil Wali Kota, termasuk fungsi pengawasan sebagaimana diatur dalam aturan yang berlaku," katanya.
Pernyataan PKB ini sekaligus menjadi sinyal bahwa persoalan yang diungkap Erwin tidak sepenuhnya dibantah oleh partai pengusung. Sebaliknya, muncul pengakuan bahwa komunikasi di level pimpinan Kota Bandung memang perlu diperbaiki agar tidak menimbulkan persepsi adanya jarak dalam pengambilan keputusan strategis pemerintahan.