Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi: Jangan Mimpi Bisa Mengejar

Cimahi, IDNTimes - Calon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebutkan tak akan ada kejutan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dia sesumbar bakal menang bersama Erwan Setiawan di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Hal itu disampaikannya di hadapan para kader dan simpatisan Partai Gerindra dalam acara Roadshow Konsolidasi Partai Gerindra untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pemilihan Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi di Gedung Vidya Chandra, Kota Cimahi pada Kamis (31/10/2024).
"Gubernurnya insya Allah Dedi Mulyadi. Dari mana keyakinannya? Surveynya sudah 87 persen waktu lagi kurang yang lagi kurang, yang lain baru 13 persen," kata Dedi Mulyadi.
1. Dedi sebut hasil survey sulit terkejar

Mantan Bupati Purwakarta itu percaya diri hasil survey tidak akan terkejar lagi oleh pasangan lainnya yakni Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwi natarina, Ahmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie; dan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja.
Menurut Dedi, hasil di Pilgub Jabar mirip seperti Pilpres 2024 di mana ketika itu Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka selalu unggul dalam survey hingga akhirnya menang.
"Ngudagna jauh, hese ulah mimpi-mimpi (mengejarnya jauh, susah jangan mimpi-mimpi) banyak kejutan. Tahun ini tidak ada kejutan. Pak Prabowo jadi presiden bukan kejutan, sebelummya sudah terprediksi jadi presiden," ujar Dedi Mulyadi.
2. Kampanye kerja nyata jadi solusi

Dengan waktu kampanye yang tersisa ini, kata Dedi, ia bersama Erwan Setiawan akan terus melakukan blusukan menyapa langsung masyarakat. Bukan untuk menebar janji, melainkan melakukan hal-hal nyata bagi masyarakat.
"Kampanyenya kerjakan hal-hal yang nyata karena kita (kalau) hanya janji orang akan ngomong 'janji lagi'. Bagaimana yang nyata, semampu kami. Ada rumah rakyat miskin perbaiki saja, ada yang gak punya beras beliin berasnya semampu kami, ada yang di rumah sakit BPJS-nya mati bayarin BPJS-nya," kata Dedi.
Dia meyakini cara kerja nyata itu lebih efektif dan membekas bagi masyarakat, di mana ia selama ini lebih banyak menyambangi langsung rumah-rumah masyarakat namun tentu saja tidak boleh memberikan uang tunai sebab hal itu tidak diperbolehkan dalam proses kampanye.
3. Dedi minta semua kader menangkan calon yang diusung Gerindra

Lebih lanjut Dedi mengatakan kehadirannya dalam acara konsolidasi ini bertujuan untuk menyolidkan seluruh jaringan Partai Gerindra. Harapannya, semua kader dan simpatisan memiliki rasa tanggung jawab untuk memenangkan kontestan yang diusung Partai Gerindra.
"Rangkaian konsolidasi mendampingi ketua DPD Gerindra Jawa barat untuk mensolidkan seluruh jaringan Partai Gerindra baik di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan sampai desa itu memiliki rasa tanggung jawab memenangkan seluruh kontestan yang berasal dari Partai Gerindra," ujarnya.



















