Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pengunjung Lapas Banceuy Selundupkan Sabu 8,97 Gram di Ikat Rambut
Ilustrasi Penjara. (IDN Times/Anjani Asra)
  • Petugas Lapas Banceuy Bandung menemukan dugaan sabu seberat bruto 8,97 gram yang disembunyikan dalam ikat rambut pengunjung Mira Margaret saat pemeriksaan kunjungan.

  • Ikat rambut tersebut diduga dijahit kembali untuk menyamarkan bungkusan kristal putih. Mira datang bersama Euis Waliah untuk mengunjungi WBP Indra Purnama.

  • Mira, Euis, dan Indra diperiksa untuk menelusuri asal barang serta pihak terkait. Lapas berkoordinasi dengan aparat dan akan memperketat evaluasi SOP pemeriksaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (27/10/2026)

Petugas Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung menemukan sabu seberat bruto 8,97 gram yang disembunyikan dalam ikat rambut Mira Margaret saat pemeriksaan pengunjung. Mira dan Euis Waliah, serta WBP Indra Purnama, dimintai keterangan; pihak lapas berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan akan memperketat pemeriksaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Petugas Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung menemukan bungkusan kristal putih diduga sabu seberat bruto 8,97 gram yang disembunyikan di dalam ikat rambut pengunjung.
  • Who?
    Mira Margaret membawa ikat rambut tersebut saat datang bersama Euis Waliah untuk mengunjungi Warga Binaan Pemasyarakatan Indra Purnama. Ketiganya menjalani pemeriksaan dan pendalaman.
  • Where?
    Temuan terjadi di area pemeriksaan pengunjung Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banceuy, Bandung.
  • When?
    Peristiwa berlangsung pada Selasa, 27 Oktober 2026, ketika pengunjung menjalani pemeriksaan sebelum kunjungan.
  • Why?
    Petugas memeriksa lebih teliti setelah menemukan kejanggalan pada ikat rambut Mira Margaret. Ikat rambut itu diketahui telah dijahit kembali dan diduga digunakan untuk menyembunyikan narkotika.
  • How?
    Melalui penggeledahan badan dan barang sesuai SOP, petugas menemukan bungkusan di dalam ikat rambut. Lapas kemudian memeriksa Mira, Euis, dan Indra serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Petugas Lapas Banceuy menemukan sabu seberat 8,97 gram di dalam ikat rambut Mira Margaret. Mira datang bersama Euis Waliah untuk menemui Indra Purnama di penjara. Ikat rambut itu diduga dijahit lagi untuk menyembunyikan sabu. Sekarang Mira, Euis, dan Indra diperiksa. Lapas juga bekerja sama dengan polisi dan akan memperketat pemeriksaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ketelitian petugas Lapas Banceuy dalam memeriksa pengunjung menunjukkan SOP pengamanan berjalan efektif, bahkan terhadap aksesori yang tampak biasa. Temuan tersebut segera ditindaklanjuti melalui pemeriksaan, pendalaman terhadap pihak terkait, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum. Peristiwa ini juga mendorong evaluasi untuk memperkuat pengawasan di lingkungan lapas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Suasana kunjungan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung pada Selasa (27/10/2026) seketika berubah tidak seperti biasanya. Saat satu per satu pengunjung menjalani pemeriksaan, petugas menemukan kejanggalan dari ikat rambut pengunjung permpuan.

Ikat rambut itu dibawa oleh Mira Margaret, salah satu dari dua perempuan yang datang ke Lapas Banceuy untuk menemui seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bernama Indra Purnama. Kecurigaan petugas muncul saat melakukan pemeriksaan. Aksesori yang tampak biasa tersebut kemudian diperiksa lebih teliti.

Hasilnya, petugas menemukan sebuah bungkusan berisi kristal putih yang disembunyikan di dalam ikat rambut. Barang tersebut diduga merupakan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,97 gram.

"Petugas melakukan penggeledahan badan dan barang secara teliti sesuai SOP yang berlaku untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam Lapas," ujar Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung, Eris Ramdani.

1. Ikat rambut dijahit kembali

Ilustrasi narkoba. (IDN Times/Sukma Shakti)

Mira datang bersama Euis Waliah. Keduanya hendak mengunjungi Indra Purnama, dan saat petugas melakukan pengecekan terhadap pelaku, petugas menemukan kejanggalan pada ikat rambut yang dibawanya hingga akhirnya dilakukan pemeriksaan mendalam.

"Pada saat pemeriksaan terhadap pengunjung atas nama Mira Margaret, petugas menemukan barang yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,97 gram, yang disembunyikan di dalam ikat rambut," kata Eris.

Bukan sekadar diselipkan, bungkusan barang haram tersebut diduga sengaja disembunyikan di dalam ikat rambut yang telah dijahit kembali.

"Ikat rambut tersebut diketahui telah dijahit kembali untuk menyembunyikan barang yang diduga narkotika tersebut," katanya.

2. Dua pengunjung dan WBP didalami

Ilustrasi narkoba (IDN Times/Sukma Sakti)

Setelah menemukan barang tersebut, Eris mengungkapkan, petugas membawa temuan itu ke tahap pemeriksaan dan pendalaman. Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan menerima laporan untuk selanjutnya diteruskan kepada Kepala Lapas.

Mira dan Euis turut dimintai keterangan. Petugas ingin mengetahui asal barang tersebut sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam upaya memasukkan barang terlarang ke dalam Lapas.

"Pemeriksaan juga dilakukan terhadap Indra Purnama selaku WBP yang hendak ditemui kedua pengunjung tersebut. Pendalaman dilakukan untuk mengembangkan informasi mengenai temuan narkotika tersebut," kata Eris.

3. Lapas koordinasi dengan aparat penegak hukum

Ilustrasi narkoba (IDN Times)

Pihak Lapas Banceuy selanjutnya berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Peristiwa ini juga menjadi bahan evaluasi bagi petugas Lapas Banceuy, di mana pemeriksaan terhadap pengunjung akan diperketat, termasuk terhadap barang-barang pribadi dan aksesori yang dibawa saat memasuki area Lapas.

"Petugas juga akan mengevaluasi pelaksanaan SOP pemeriksaan dan penggeledahan untuk mencegah terulangnya upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam Lapas," kata Eris.

Curated For You

Editorial Team

Related Article