Bandung, IDN Times - Pemerintah daerah harus cerdik dalam penggunaan anggaran yang selama ini digunakan untuk infrastruktur ke penanganan COVID-19. Masyarakat harus menjadi target paling utama pemerintah dalam penggunaan dana yang dimilki.
Ekonom Senior Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Ina Primiana mengatakan sudah 1,5 tahun Indonesia menghadapi pandemik COVID-19, tapi ternyata ada gelombang kedua terjadi di luar dugaan banyak pihak.
Saat gelombang pertama, anggaran daerah banyak mengalami refocusing untuk menangani dampak pandemi. Dan gelombang kedua terjadi di saat kondisi anggaran belum sepenuhnya baik.
“Saat ini, ada kekurangan oksigen dan penderita tambah banyak tapi perlu bantuan obat, jadi (anggaran infrastruktur dialihkan) itu satu keputusan yang sangat baik,” katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (7/7/2021).
