Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemuda yang Tewas Dikeroyok Ternyata Terduga Maling Mesin Motor
ilustrasi bengkel motor (pexels.com/Mick Haupt)
  • Seorang pemuda berinisial AYS tewas setelah dikeroyok di Sukaraja, Sukabumi, usai diduga mencuri komponen mesin motor dan peralatan bengkel milik warga.
  • Pemilik bengkel menemukan terduga pelaku lewat rekaman CCTV dan melakukan interogasi yang berujung pada aksi kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
  • Polisi menaksir kerugian pencurian mencapai Rp3–5 juta dan telah mengamankan seluruh pihak terkait, termasuk pelaku pengeroyokan serta satu terduga pencuri lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sukabumi, IDN Times - Kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan seorang pemuda berinisial AYS (24 tahun) di wilayah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, akhirnya menemui titik terang. Kepolisian mengungkapkan aksi main hakim sendiri tersebut dipicu kekesalan pemilik bengkel setelah memergoki korban diduga mencuri komponen mesin motor dan peralatan kerja miliknya.

Jejak digital berupa rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi awal mula korban pengeroyokan tersebut diidentifikasi oleh pemilik bengkel sebagai pelaku pencurian.

1. Aksi pencurian di bengkel terjadi pada dini hari

Kapolsek Sukaraja Kompol Aguk Khusaeni (IDN Times/Siti Fatimah)

Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaeni, menjelaskan bahwa peristiwa pencurian di bengkel milik warga tersebut sebenarnya terjadi pada Selasa (7/7/2026) dini hari sekitar pukul 02.15 WIB. Pada saat kejadian, pemilik bengkel tidak langsung membuat laporan resmi ke polisi.

"Sebenarnya korban (pemilik bengkel) belum laporan ke Polsek ketika peristiwa pencurian itu terjadi. Tapi pelaku ini terlihat di CCTV. Di CCTV terlihat ada dua orang," kata Aguk saat memberikan keterangan, Senin (13/7/2026).

2. Berbekal rekaman CCTV, pemilik bengkel interogasi terduga pelaku

ilustrasi interogasi (pexels.com/MART PRODUCTION)

Setelah melakukan penelusuran mandiri berdasarkan rekaman CCTV, pemilik bengkel berhasil menemukan keberadaan kedua terduga pelaku pada Kamis (9/7/2026) malam. Niat awal untuk mengklarifikasi barang-barang yang hilang justru berujung pada aksi kekerasan massal.

"Karena ada CCTV kemudian terlihat dua orang tersebut, para korban ini (pemilik bengkel) mungkin penasaran dan klarifikasilah ke kedua orang yang terlihat di CCTV. Kemudian setelah diinterogasi, ada pengakuan, dan terjadilah kejadian penganiayaan tersebut," tutur Aguk.

Akibat pengeroyokan tersebut, salah satu terduga pelaku pencurian mengalami luka parah hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

3. Kerugian akibat pencurian ditaksir mencapai jutaan Rupiah

ilustrasi rupiah (vecteezy.com/Onyengradar)

Lebih lanjut, Aguk merinci barang-barang yang sempat digondol oleh terduga pelaku dari dalam bengkel. Barang bukti yang diincar berupa peralatan perkakas serta komponen mesin kendaraan.

"Untuk yang diambil pada kejadian pencurian itu, yaitu peralatan sama mesin sepeda motor. Kerugian ditaksir kurang lebih itu Rp3 juta hingga Rp5 juta," ujarnya.

4. Kasus pengeroyokan ditarik ke Polres Sukabumi Kota, seluruh pelaku diciduk

ilustrasi pelaku kejahatan (niu niu/ Unsplash)

Polisi tidak membenarkan aksi main hakim sendiri, meski korban tewas merupakan terduga pelaku kriminal. Guna penyelidikan lebih mendalam, penanganan kasus penganiayaan ini kini resmi dilimpahkan ke tingkat polres.

"Kalau untuk kasus penganiayaannya itu terjadi malam Jumat tanggal 9 itu, ya. Itu untuk penanganan selanjutnya di Polres (Sukabumi Kota)," kata Aguk.

Saat ini, kepolisian telah mengamankan seluruh pihak yang terlibat dalam mata rantai kasus ini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

"Untuk pelaku diamankan, baik yang pencurian maupun yang penganiayaan. Untuk penyelidikan sekarang masih berlanjut, karena kami mengembangkan baik itu barang bukti maupun pelaku-pelaku yang mungkin ada orang lain lagi," tuturnya.

Adapun inisial pelaku pencurian yaitu AYS (24) telah meninggal dunia dan AG (24) diamankan di Polsek Sukaraja. Sedangkan pelaku penganiayaan yang menewaskan AYS yaitu YY alias Iduy (30), RC alias Piyong (23), MHA (23), RH alias Ahong (31), MAB alias Jape (23), dan GR (27) diamankan di Polres Sukabumi Kota.

Curated For You

Editorial Team

Related Article