Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul sejumlah kasus keracunan makanan di berbagai daerah. Di tengah operasional hampir 300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani program tersebut, Pemkot kini memberikan perhatian khusus terhadap tiga dapur MBG yang dinilai belum memenuhi standar yang ditetapkan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terjadi di Kota Bandung. Pengawasan melibatkan berbagai perangkat daerah, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, hingga kewilayahan untuk memastikan seluruh proses penyediaan makanan berjalan sesuai ketentuan.
Menurut Farhan, pemerintah mendukung penuh pelaksanaan MBG karena program tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat agar aspek keamanan pangan dan pengelolaan operasional tetap terjaga.
