Ilustrasi ekonomi digital
Ibrahim juga menyinggung dana kontribusi pencalonan yang mencapai Rp250 juta. Menurutnya, angka tersebut bukan semata-mata persoalan biaya, tetapi menjadi salah satu indikator keseriusan dan kapasitas calon dalam mengikuti proses pemilihan.
"Ini adalah bukti keseriusan, komitmen, dan memastikan bahwa dia punya kelayakan. Bukan orang sembarangan kalau mau bayar segitu," ujarnya.
Kepemimpinan HIPMI Kota Bandung ke depan, kata dia, harus diisi pengusaha yang tidak lagi berorientasi mencari proyek atau pekerjaan melalui organisasi.
Sebaliknya, pemimpin HIPMI diharapkan memiliki kapasitas bisnis yang cukup dan bersedia mengabdikan diri untuk membantu pembangunan Kota Bandung.
"Kami pengennya pengusaha yang sudah tidak perlu mikirin proyek, mikirin kerjaan, tapi pengusaha yang akhirnya mau berbakti buat Kota Bandung," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) Muscab XI, Archy Renaldy Pratama Nugraha, memastikan aspek netralitas menjadi perhatian utama dalam seluruh tahapan pemilihan.
Menurut Archy, SC telah menyiapkan pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama seluruh panitia untuk menjaga proses Muscab tetap objektif dan tidak berpihak kepada kandidat tertentu.
"Yang kita lakukan itu adalah fakta integritas. Kita ada komitmen bersama, netral, tidak boleh mundur dari nilai-nilai itu," kata Archy.
Archy menegaskan, apabila nantinya ditemukan anggota panitia yang terbukti tidak menjaga netralitas, pihaknya tidak akan ragu melakukan evaluasi. Bahkan, anggota panitia yang terbukti melanggar pakta integritas dapat diminta mengundurkan diri.
"Kalau ada yang mencederai poin-poin yang telah diberikan pernyataan, maka siap untuk mengundurkan diri," ujar Archy.
Archy mengatakan panitia juga membuka ruang komunikasi dengan para bakal calon untuk memastikan tidak ada pihak yang merasa dirugikan dalam proses administrasi maupun tahapan pencalonan.
Menurutnya, seluruh bakal calon harus mendapatkan perlakuan yang sama sehingga tidak ada upaya menjegal kandidat melalui persoalan administratif.
"Kami coba survei juga, bagaimana ada keberatan atau tidak. Jadi semuanya jangan sampai ada istilahnya saling menyeleweng dan akhirnya dikalahkan atau dijegal dengan urusan administrasi," katanya.
Archy memastikan SC akan menempatkan diri sebagai mitra diskusi bagi seluruh bakal calon dan menjaga posisi tetap berada di tengah.
"Keberpihakannya memang harus di tengah, kepada si A maupun si B. Kami menempatkan diri sebagai mitra berdiskusi," ucap Archy.
Dari sisi teknis pelaksanaan, Ketua Panitia Pelaksana atau Organizing Committee (OC), Muhamad Nurul Alam, memastikan seluruh 16 rangkaian agenda Muscab XI dipersiapkan secara tertib dan terstruktur.
Panitia juga menyiapkan dukungan sistem digital yang terintegrasi untuk menunjang pelaksanaan setiap tahapan.